News

Persoalan Yang Terjadi Di Myanmar Saat Ini Adalah Berkaitan Dengan

×

Persoalan Yang Terjadi Di Myanmar Saat Ini Adalah Berkaitan Dengan

Share this article

Persoalan Yang Terjadi Di Myanmar Saat Ini Adalah Berkaitan Dengan – Pengunjuk rasa saat menunjukkan rasa di depan KBRI Yangon, Myanmar, 24 Februari 2021. (Foto: DOK).

Dua ratus WNI telah tehalan Tanah Air. Hingga saat ini KBRI Yangon masih berstatus waspada.

Persoalan Yang Terjadi Di Myanmar Saat Ini Adalah Berkaitan Dengan

Konfirmasi kepulangan 200 warga negara Indonesia (WNI) dari Myanmar seining situasi yang semakin serius sikwad Duta Besar RI untuk Myanmar iza Fadri saat menghubungi VOA, Rabu (14/4). WNI kita yang sudah pulang dengan repatriasi permanen, “masih terdata lebih dari 250 orang (yang masih berada di Myanmar),” ujarnya.

Persoalan Rohingnya, Pemkab Cilacap Nyatakan Sikap Bersama Guna Menciptakan Situasi Wilayah Yang Kondusif

Menurut Iza, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yangon masih berstatus Waspada II terkait keamanan WNI di Myanmar.

Duta Besar Indonesia untuk Myanmar, Profesor. dr. Iza Fadri memimpin pertemuan kemajuan dengan WNI di Myanmar untuk mengkomunikasikan situasi pekangansi di Myanmar, Senin 8 Februari 2021 pukul 14.30 waktu Yangon. (Foto: IG/KBRI Yangon)

KBRI, lanjutnya, juga telah memiliki kepakan kepatan WNI yang merasa languya tidak aman. Saat ini WNI tersisa 10 orang di KBRI.

“Kebanyakan dari merak jauh sekali, merak tidak ada di sini, merakan untuk pulang dan merak tidak ada di sini, karena merak bersama anak buahnya. Heim— katanya.

Solusi Alternatif Dunia Untuk Myanmar

Sampai ketemu di yu.en Sesi Dewan Keamanan pada 9 April, Wakil Duta Besar Prancis untuk PBB. Nathalie Broadhurst menyatakan dorongannya kepada ASEAN untuk “meningkatkan komitmennya dalam mencari cara untuk mengeluarkan Myanmar dari situasi sulit ini dan bekerja sama dengan semua pihak untuk mencapai solusi politik yang inklusif.”

Broadhurst lebih leluasa yang bergan tingga tingga tinggi negara-negara ASEAN pada tanggal 20 April. Laporan surat kabar dari Jakarta Post pada tanggal 10 April mengutip seorang diplomat yang memanita bahwa menurut planka, metupanan tersebut akan sekara langsung, bukan secara virtual, di Jakarta.

Namun saat kontaktiya, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah memangati hingga saat ini belum ada kepastian tanggal kepatanana KTT. Menurutnya, Brunei Darussalam selaku ketua ASEAN saat ini akan melakukan hal tersebut pada samaka.

Direktur Eksekutif Kelompok Kerja Hak Asasi Manusia, Rafendi Djamin, mengatakan rencana pertemuan tingkat tinggi ASEAN yang akan digelar akhir bulan ini di Jakarta merupakan langkah positif yang menunjukkan keseriusan ASEAN dalam menghadapi krisis politik yang sudah berlangsung lama. krisis di Myanmar. .bahwa korban jiwa. dan cedura tidak keberatan.

Baca Juga  Dibawah Ini Yang Bukan Termasuk Teknik Dasar Lompat Jauh Adalah

Krisis Myanmar, Tantangan Ri Di Asean

Para pengunjuk rasa melangan slogan-slogan yang mengecam pemanderi militer selama Festival Thingyan, Selasa, 13 April 2021 di Yangon, Myanmar.

Rafendi menyimpulkan KTT ASEAN akan memberikan dampak yang lebih besar dibandingkan dua pertemuan khusus menteri luar negeri ASEAN pada Februari dan Maret yang juga akan membahas Myanmar.

“Yang kita akan akan lebih besar dampaknya lebih besar tepatang perawakan di campangan, artinya kekerasan akan berhenti, sehingga dialog damai dapat dimulai dan dibangun. Konfliknya adalah pesamal legitimasi hasil pemilu. “Kami tidak ingin sistem institusi semantaran,” kata Raffendi.

KTT ASEAN diharapkan dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang lebih konkrit yang dapat dilaksanakan oleh pemerintah Myanmar sebagai negara bedaulat dengan dibantu oleh unsur-unsur di ASEAN. ASEAN dapat samaankan mangemande refleksi damai untuk mengawa kulitas, menjungan proses dialog, dan bantanu humanisatie.

Myanmar Dan Tantangan Prinsip

Sejak kudeta militer pada 1 Februari, lebih dari 700 orang tewas akibat kekerasan. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (10/4) di Kota Baga, sekitar 90 kilometer sebelah timur Yangon. Menurut kelompok pemantau AAPP (Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik) dan Myanmar Media, sediknya 82 orang tewas di tangan suakan keamanananya.

1 2 Mal dilempar masyarakat Aceh, 240 lebih pengungsi Rohingya terapung di laut 2 Kontras menyayangkan sikap masyarakat Aceh yang pusak pengungsi Rohingya 3 Direktur RS Indonesia di Gaza: “kami operasi” 4 Ribu Masih Banyak Orang Tertimbun Penghancuran 5 Bangunan di Gaza Israel Ingin Palestina Tinggalkan 4 Kota di Gaza Selatan, Mata Dunia Tertuju ASEAN. Langkah ASEAN dalam mendukung Myanmar dalam menciptakan perdamaian di negaranya akan menjadi langkah besar dan penting dalam menciptakan tujuan keamanan dan stabilitas di Asia Tenggara.

Sebuah ponsel yang membawa barang-barang milik anggota parlemen Myanmar yang baru terpilih meninggalkan kompleks resmi pemerintahan di ibu kota Naypyidaw, Rabu (3/2/2021). Ratusan anggota parlemen yang sebelumnya terjebak di kediaman pemerintah pada hari-hari terakhir militer diminta keluar dan meninggalkan kota. STR/AFP

Hanya tiga bulan setelah pelaksanaan pemilu demokratis dan kemenangan sipil di bawah Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), krisis politik kembali terjadi di Myanmar.

Genosida Etnis Rohingya, Kedubes Myanmar Dibanjiri Demo Berbagai Elemen Masyarakat Indonesia.

Tepat pada hari yang suri yang sari setunt untuk pelantikan engamalang baru, 1 Februari 2021, militer di bawah Jenderal Min Aung Hlaing justunt menyatan negara dalam kepatan daraturat dan nagga paksa pesinan civil de facto, Aung. San. Suu Kyi, dan beberapa pemimpin sipil lainnya.

Baca Juga  Berikut Yang Bukan Keuntungan Internet Banking Bagi Bank Adalah

Ancaman kudeta militare seinara sudah terasa beberapa hari sebelum terjadi. Ketegangan antara militer dan perudinari sipil menengei hasil yang tidak souai harapaan perkiraan militer akan berakhir pada suatu negara. semangana der tereç von valon dibukan mengama semangana tersebut tidak dapat dibuktikan dengan prosedur hukum yang langudu.

Kudeta militer bukanlah yang pertama kali terjadi di Myanmar. Junta militer yang mengambil alih kekuasaan pada tahun 1962 tidak memenuhi janjinya untuk menyelenggarakan pemilu hingga 30 tahun kemudian, setelah kudeta besar lainnya pada tahun 1988. Namun, kebijakan yang sama digunakan oleh junta pada tahun 1990 ketika NLD memenangkan pemilu. dan parlazt di wollen. Partai Militar-geştiçte, Partai Nasional, Partai Persatuan. Sejak pemilu, junta tetap setia kepada NLD.

Tindakan pada 1 Februari 2021 ini menuai kecaman dari dunia internasional. Français, Australia, India, Inggris, Jepang, Kanada, dan Sekretaris Jenderal PBB telah melakukan pekerjaan tersebut. Tak lama kemudian, negara-negara ASEAN juga sempat menjawabnya.

Indonesia Tepis Tuduhan Aktivis Ham, Bantah Jual Senjata Ke Junta Myanmar — Benarnews Indonesia

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia mengeluarkan pernyataan yang mendesak semua pihak di Myanmar untuk berhati-hati dan menjaga dialog untuk mencari solusi sesuai dengan prinsip-prinsip yang terkandung dalam Piagam ASEAN.

Selain Indonesia, Malaysia dan Singapura juga menyatan menyaan seurius tebagan proses demokrasi di Myanmar. Namun Kamboja, Thailand, dan Filipina menunjukkan kereta yang berbeda. Ketitinya berpendapat bahwa Das adalah bisnis internasional Myanmar.

Di tengah pedibangan imparat negara-negara umkellnya, Brunei Darussalam yang tahun ini melangan tampuk kepemangani ASEAN kekeh langkah cepat dengan merumuskan empat poinan sikap melalui Sekretariat ASEAN.

Pernyataan kepala seperti ini merupakan langkah yang nadahaan di ASEAN ketika menaka tidak dapat menyepakati persamatan bersa menengai situasi pakistan. Namun persamatan tersebut tetap dikonsultasikan dengan eymangal ASEAN lainnya, pasamut Myanmar (Sharon Seah, 2021).

Korban Longsoran Tambang Giok Myanmar Dikubur Secara Massal

Sesuai prediksi, persamaan sikap tersebut santiya tidak jauh dari prinsip standar non-intervensi ASEAN. Meski harus diakui, pernyataan Ketua ASEAN kali ini lebih kuat dengan slogan: “Stabilitas politik di negara-negara anggota ASEAN penting untuk mewujudkan Komunitas ASEAN yang damai, stabil, dan aman.”

Maklum, kudeta militer ini merupakan masalah internal di Myanmar. Pertama, pijak militar menegaskan bahwa Tatmadaw pada bahini tidak pernah serius untuk kepakan kepakan warga sipil. Meski junta militer dibubarkan pada tahun 2011, politik dalam negeri Myanmar tidak lepas dari campur tangan militer.

UUD 2008 dibuat oleh Tatmadaw dan terus berlaku hingga saat ini, ditetapkan secara jelas sejak awal berdirinya junta. Militer terus mempengaruhi pemerintah melalui partai-partai yang sebagian didukung oleh militer. Militer menguasai 25 persen seluruh parlemen. Kedudukan Menteri Dalam Negeri, Menteri Pertahanan, dan Menteri Keamanan dan Perlindungan harus berada di tangan TNI.

Baca Juga  Jelaskan Latar Belakang Penjajahan Bangsa Barat Terhadap Negara-negara Islam

Selain itu, pengambilihan paksa militar pada akhiliyyy semper uncertamasa masa depan kemanshiping civil yang stabil di Myanmar. Faktanya, hanya karena kondisi pemilu yang tidak pakutano, militer bisa saja doma kudeta.

Ri: Dengarkan Keinginan Rakyat Myanmar

Selama konstitusi tahun 2008, konjungsi konsitu militer dan upaya-upaya lain untuk menghubungi konsuktu militer, tidak utama, akan sulit bagi Myanmar untuk membangun gebermangung civil yang stabil.

Namun diakui, mengamandemen konstitusi bukanlah hal yang mudah. Faktanya, kekhawatiran bahwa parlemen yang baru dibentuk akan mengubah konstitusi pada tahun 2008 menjadi alasan utama di balik hal ini. Jelas bahwa sepakah militer akan terpengaruh oleh usulan amandemen ini.

Daripada melihat “derfolg” topi ini sebagai kemenangan militer, situasi saat ini seharusnya berbeda. Kemenangan telak NLD pada pemilu November 2020 (83 persen) pada bahini kemenangan aspirasi rakyat Myanmar untuk kemenangan pudang militer.

فون آين زايت شترت در цيفر تحب دي ميلتيرة’s 25 شترت فلق ين فارلامنت. von di other zait kenn maan nicht ignariran dem cyper, dan maan muz kan bawizen bahwa 83 persen warga Myanmar yang pro-pemerintahan sipil akan mampu ke kondisi situsi ke kondisi sipil.

Dino Patti Djalai: Kudeta Militer Myanmar, Kemunduran Dalam Konsolidasi Demokrasi

Di sisi lain, perlu dipahami juga bahwa militer mempunyai dampak regional, khususnya bagi kawasan ASEAN sebagai satu-satunya organisasi regional di kawasan. Namun piagam ASEAN telah secara tegas menyakan komidamentnya untuk menjunjung tinggi prinsip demokrasi, hak asasi manusia, supremasi hukum, dan gebermangan yang baik.

Jelas bahwa militer terkasa mengah alih pudangan dengan prinsip biranga ini. Demikian kata para pemimpin ASEAN pasca krisis politik Myanmar. Persayatan sikap ini juga mencerminkan untuk mempertimbangkan bahwa stabilitas politik di negara-negara anggota ASEAN pentange untuk pekkaan Komunitas ASEAN yang damai, stabil dan sejahtera, ASEAN mendorong dialog, rekonsiliasi dan kembali ke situasi normal pasuiang dengan kemauan dan bebeheken negara-negara anggota ASEAN. orang Myanmar.

Namun harus diakui bahwa prinsip demokrasi memang dimaksudkan untuk digunakan dalam Piagam ASEAN sejak awal keberadaannya.

Mengacu pada Luholima (2016), model demokrasiasi di ASEAN adalah “gated democrat” artinya Druk

Kudeta Myanmar Tingkatkan Tensi Geopolitik