Madiun

Persiapan Sepekan, Pendongeng Cilik Ini Pukau Tim Kemendagri

MADIUN – Februari lalu menjadi momen istimewa bagi Tesa Lonika Bala. Kala itu, bocah 9 tahun tersebut tampil mendongeng di depan pejabat Kemendagri dan ratusan siswa sekolahnya. Bagaimana persiapannya?

Menganakan topi berbentuk kepala singa dan earphone di telinga, Tesa Lonika Bala melangkah dengan percaya diri. Melewati ratusan pelajar berseragam merah putih yang duduk meligkar di halaman sekolahnya.

Dengan suara lantang dibarengi senyum ceria, Tesa lantas menyapa teman-temannya serta tamu undangan yang duduk manis menantikan aksinya mendongeng. Bersamaan lagu The Lion Sleeps Tonight yang berangsur lirih, Tesa pun mulai bercerita. Sesekali penonton dibuat tertawa saat mendegar kisah tentang singa dan tikus yang saling bermusuhan itu.

Momen tersebut terekam saat Tesa ditunjuk sekolahnya mendongeng di hadapan tim Kemendagri terkait usulan pemberian penghargaan Satyalencana Karya Bhkati Praja Nugraha Februari lalu. ‘’Itu dopari (dongeng pagi hari, Red),’’ ujarnya.

Menjelang tampil kala itu, bocah 9 tahun ini latihan intensif sekitar seminggu lamanya. Sebelumnya, Tesa menurut saja saat Dhelly Perwita Sari guru kelasnya menunjuk dirinya. ‘’Di kelas ditanyai siapa yang mau, tapi nggak ada yang ngacung, terus Bu Dhelly menunjuk saya,’’  kenang siswa kelas II SD ini.

Sejak itulah Tesa mengasah kemampuan mendongengnya bersama Dhelly. Berlatih sepulang sekolah sampai sekitar pukul 13.00 menjadi rutinitas sehari-hari. Kecuali jika ada jadwal kegiatan esktrakurikuler. ‘’Saat istirahat, beli jajan ke kanti. Kalau uangnya habis, minum air putih saja,’’ ujarnya.

Beberapa hari sebelum tampil, Tesa getol latihan beberapa karakter suara. Tokoh singa, misalnya, suaranya agak dibesarkan. Sedangkan tikus cenderung lebih kecil. Dia juga berlatih olah ekspresi. Mulai marah, senang, hingga sedih. ‘’Di mana tikus ya? Saya ingin menyantap tikus,’’ kata Tesa menirukan sebuah dialog dengan eskpresi lucunya.

Sementara, di mata Dhelly, Tesa memiliki kepercayaan diri tinggi. Selain itu, karakter suaranya diangggap cocok untuk mendongeng. ‘’Pas banget, dan anak waktu ditunjuk langsung siap,’’ tuturnya. ***(isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close