Pacitan

Persentase Angka Kemiskinan di Pacitan Turun

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Pandemi korona membuat perekonomian warga berantakan. Dampaknya mengarah pada kemiskinan. Kondisi itu diamini oleh Kepala Dinas Sosial Pacitan Sunaryo.

Sebagai langkah antisipasi meningkatnya persentase angka kemiskinan akibat pandemi Covid-19, sejumlah program telah dijalankan. Seperti penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui jaring pengaman sosial. ‘’Saya belum melihat dampak Covid-19 ini sejauh mana. Tapi, mereka yang terdampak selama ini sudah mendapatkan bansos,’’ katanya Selasa (14/7).

Apabila mundur pada tiga tahun terakhir, sebenarnya angka kemiskinan di Pacitan menunjukkan tren penurunan. Seperti pada 2016 tercatat 15,49 persen, kemudian turun menjadi 15,42 persen pada 2017. Lalu, turun kembali ke 14,19 pada 2018 dan tahun lalu tinggal 13,67 persen dari total jumlah penduduk 470 ribu jiwa. ‘’Untuk mengukur warga itu miskin atau tidak, bisa dilihat dari sandang, pangan, dan papan,’’ ujar Sunaryo. (mg2/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close