Madiun

Persediaan Oksigen di RSUD Kota Madiun Kian Menipis

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Stok oksigen di rumah sakit (RS) mulai menipis menyusul meningkatnya pasien Covid-19. Salah satunya di RSUD Kota Madiun. Di sentral oksigen rumah sakit pelat merah itu, hanya tersedia untuk kebutuhan hari ini (16/7). ‘’Stok oksigen tersisa 674 meter kubik,’’ kata Plt Direktur RSUD Kota Madiun Agus Nurwahyudi, Jumat (16/7).

Sementara oksigen tabung mobile, lanjut dia, hanya tersisa lima unit. Pihaknya telah mengantrekan lebih dari 20 tabung di PT Samator, Geger, Kabupaten Madiun. ‘’Jika tiga hari sekali bisa dikirim, kami tenang. Saat ini, meskipun mepet, masih mencukupi. Biasanya mendekati detik-detik akhir pasokan dari Samator datang,’’ ungkapnya.

Agus menyebut, kebutuhan harian oksigen rata-rata 600-700 meter kubik untuk liquid. Sementara untuk oksigen mobile (kapasitas 6 meter kubik) 15 tabung per hari. Kebutuhan meningkat seiring tambahan ruang isolasi di bangsal Anggrek berkapasitas 23 tempat tidur (TT). Sehingga total kapasitas ruang isolasi dari sebelumnya 41 TT menjadi 64 TT. ‘’Kalau pengiriman tertib akan aman,’’ ujarnya.

Sementara bed occupancy ratio (BOR) per kemarin lebih dari 90 persen. Meski pasokan menipis, Agus memastikan pelayanan kepada pasien menjadi skala prioritas. Pihaknya telah bekerja sama dengan kejaksaan, TNI, dan kepolisian untuk membantu komunikasi dengan distributor. ‘’Kalau mau habis, terus nggak datang-datang, kami minta bantuan kepolisian, termasuk pengawalan pengiriman,’’ terangnya. (kid/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button