Magetan

Pernak-pernik Pilkades Serentak di Magetan

TPS Didekor seperti Mantenan karena Cakadesnya Pasutri

Sebanyak 18 pemilihan kepala desa (pilkades) di Magetan Rabu (27/11) menjadi percontohan penggunaan e-voting di Karesidenan Madiun. Di salah satu desa yang calonnya suami istri pun, warga tetap antusias datang ke TPS.

=======================

FATIHAH IBNU FIQRI, Magetan, Jawa Pos Radar Magetan

YANG ada hanya gelak tawa dan senyum warga di tempat pemungutan suara (TPS) Desa Bululedeg, Bendo, kemarin. TPS di desa itu didekor seperti tempat resepsi pernikahan. Pun cakades yang maju berlatar belakang pasangan suami-istri (pasutri).

Melaju dari rumahnya, Suyadi dan Daryanti langsung menarik perhatian banyak orang. Pasutri itu diantar oleh panitia pilkades dengan berpakaian punakawan. Sementara, Suyadi mengenakan jarit, jas cokelat, dipadu dengan belangkon. Sedangkan, Daryanti memakai sanggul serta kebaya putih. Keduanya merupakan cakades Bululedeg.

Kemarin, bersama dengan ratusan desa lainnya di Magetan, Bululedeg memang menghelat pilkades. Tapi, belum e-voting. Masih sebatas manual. Namun, panitia pilkades setempat tetap berusaha menarik hiburan agar warga berbondong-bondong datang ke TPS menggunakan hak pilih mereka. ‘’Kami mengusung tema resepsi pernikahan,’’ kata Ketua Panitia Pilkades Bululedeg Supriyanto.

Supaya warga makin antusias datang ke TPS, pihaknya juga menyiapkan berbagai hadiah menarik bagi mereka yang sudah menggunakan hak pilih. Seperti sepeda dan sejumlah alat elektronik. Hadiah itu diperoleh dengan cara diundi sebelum penghitungan suara dimulai. ‘’Kami juga sediakan makan gratis bagi warga yang datang ke TPS,’’ ujarnya.

Dia mengaku semua itu sudah disiapkan oleh panitia pilkades sejak lama. Dananya diambilkan dari sebagian honor panitia pilkades. Hasilnya tak percuma. Antusiasme warga menggunakan hak pilihnya lumayan tinggi. ****(her/c1)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button