Madiun

Pernak-pernik Kemerdekaan Tidak Laku

Tidak Ada Karnaval, Bendera Tak Terjual

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Usep Sutisna, pedagang pernak-pernik Hari Kemerdekaan RI, harus legawa pulang ke Garut, Jawa Barat, membawa uang sedikit. Dagangannya yang dijual di penggal Jalan Raya Madiun–Ponorogo, masuk Desa Pagotan, Geger, Kabupaten Madiun, tidak laku. ‘’Sepi pembeli. Tahun ini terparah,’’ katanya Rabu (12/8).

Usep berjualan berbagai macam dan ukuran bendera merah putih. Jumlah pembelinya hanya 30 persen dibandingkan tahun lalu. Jika biasanya Juli sudah laris manis, pertengahan Agustus ini masih sepi pembeli.

Menurut dia, penyebab anjloknya omzet karena pandemi Covid-19. Tidak ada event atau kegiatan Agustusan yang digelar sekolah dan masyarakat. ‘’Biasanya ada karnaval, kali ini tidak ada sama sekali,’’ ujarnya sembari mengaku sudah enam tahun berjualan pernak-pernik Agustusan.

Usep menyebut, rendahnya pendapatan bertolak belakang dengan pengeluaran. Selama pandemi, kebutuhan membengkak. Salah satunya, membeli kuota internet untuk belajar daring dua anaknya yang masih SD dan SMP. ‘’Semoga kondisi segera normal,’’ harapnya. (mg4/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close