Magetan

Permintaan Dishub Magetan ke BPTD Belum Direspons

Moda Lanjutan dari Stasiun Magetan

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Rencana Dinas Perhubungan (Dishub) Magetan menyiapkan moda lanjutan dari Stasiun Magetan hingga kini belum terwujud. Permintaan ke Balai Pemeliharaan Transportasi Darat (BPTD) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) belum mendapat respons meski semua administrasi telah lengkap. ‘’Nanti akan kami tindak lanjuti dengan koordinasi,’’ kata Kadishub Magetan Joko Trihono Minggu (8/12).

Sesuai rencana, Dishub Magetan bakal menyediakan transportasi dari dan menuju stasiun yang berubah nama pada 1 Desember lalu itu dengan bus Damri. Armada itu direncanakan beroperasi dengan trayek Ponorogo-Lembeyan-Kawedanan-Terminal Maospati-Karangrejo-Gandu-Stasiun Magetan.

Sementara, dari Stasiun Magetan menuju selatan menempuh rute pertigaan Barat-terminal-Kawedanan-Ponorogo. ‘’Ini kan moda rintisan untuk menyikapi trayek yang kosong,’’ ujar Joko.

Sedangkan dari terminal Maospati, dishub tidak menyediakan moda lanjutan ke arah barat lantaran sudah ada bus yang beroperasi menuju Stasiun Magetan. Konsentrasi dishub hanya para penumpang kereta sampai ke terminal Maospati. ‘’Supaya masyarakat bisa meneruskan perjalanan dari stasiun,’’ tuturnya.

Meski belum ada jawaban dai BPTD, Joko optimistis usulannya bakal dikabulkan. Setidaknya, bulan lalu ada pembahasan penempatan armada Damri tersebut. ‘’Mudah-mudahan saja usulan kami disetujui,’’ ucap Joko.

Keyakinan Joko itu salah satunya didasari adanya peningkatan penumpang kereta api. Itu seiring perubahan nama menjadi Stasiun Magetan yang dibarengi penambahan perjalanan KA dari tujuh menjadi 11. Mulai kelas ekonomi, bisnis, hingga eksekutif. ‘’Jadi, sudah semestinya kami menyediakan moda lanjutan,’’ tegasnya.

Selama ini, tidak ada angkutan umum yang bisa digunakan penumpang dari terminal Maospati menuju Stasiun Magetan. Mereka yang hendak menggunakan kereta api dipastikan diantar kerabatnya. Pun, selama ini tak banyak yang menggunakan jasa kereta api lantaran jadwal perjalanan terbatas. ‘’Tapi, sekarang sudah berubah. Sudah ada peningkatan. Kami juga harus berbenah supaya semakin banyak yang menggunakan kereta,’’ pungkasnya. (bel/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close