Magetan

Permintaan Bertambah, PMI Krisis Darah

Intenskan Jemput Bola, Ingatkan Pendonor Rutin

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Stok darah Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Magetan kritis. Per Selasa (10/12) tersisa 52 kantong. Jumlah itu diprediksi hanya cukup sampai akhir pekan ini. ‘’Menipis karena kebetulan permintaan sejumlah rumah sakit cukup banyak,’’ kata Doni Komarudin Prasetyo, anggota tim laboratorium PMI Magetan.

Doni mengungkapkan, stok golongan darah O paling banyak dengan 35 kantong. Sisanya, 10 kantong (AB), 4 kantong (A), dan 3 kantong (AB). Rata-rata permintaan dari instansi layanan kesehatan yang masuk 15 hingga 20 kantong darah per harinya. Dalam hitungan bulan, kuantitasnya naik sejak Oktober lalu. Dari 376 menjadi 427 kantong bulan berikutnya. ‘’Kalau Desember sampai hari ini sudah 130 kantong,’’ urainya.

PMI telah mengantisipasi seandainya ada permintaan darah melebihi stok yang dimiliki saat ini. Yakni, mengambil kantong darah dari daerah lain. Juga mengingatkan pendonor rutin waktunya menyumbangkan darah. ‘’Rata-rata ada 10 pendonor setiap harinya,’’ sebut Doni.

Donor darah juga dilakukan lewat event pihak ketiga. Meski kegiatan itu tidak tentu penyelenggaraannya. Dalam waktu dekat ada agenda jemput bola dengan mendatangi sejumlah tempat. Yakni, di desa, pondok pesantren, gereja, dan instansi pemerintahan. ‘’Ini upaya mengamankan stok darah,’’ katanya. (fat/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close