Madiun

Perketat Perbatasan, Jam Malam Diaktifkan

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Sebanyak 26 kasus Covid-19 di Kota Madiun lima hari terakhir didominasi warga yang kembali dari luar daerah. Pengawasan dan pembatasan sosial kembali diberlakukan. ‘’Jam malam mulai diberlakukan pukul 24.00,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi, Selasa (8/12).

Kota Madiun patut waspada. Mengingat ada delapan kabupaten tetangga yang penduduknya keluar-masuk kota ini setiap hari. Meliputi Kabupaten Madiun, Ngawi, Magetan, Ponorogo, Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, dan Nganjuk. ‘’Yang utama warga kota sendiri harus tertib prokes (protokol kesehatan). Itu lebih efisien menekan persebaran,’’ terangnya.

Pemudik juga bakal menjalani karantina 14 hari di Asrama Haji. Tempat berkapasitas 120 tempat tidur kembali disiapkan setelah kali terakhir digunakan Lebaran lalu.

Namun, pemkot belum tergesa membuka kembali ruang isolasi berkapasitas 200 bed di Stadion Wilis. ‘’Jika diperlukan tentu ikut dibuka. Libur akhir tahun masih dua pekan lagi. Sekarang maksimalkan di Asrama Haji terlebih dahulu,’’ ujarnya. (fat/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button