Ponorogo

Perkara Pembunuhan Herfina Dilimpahkan

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Joko Hermanto, 26, selangkah lagi menghadapi peradilan atas pembunuhan keji terhadap Herfina Rahma Sari, 19. Seiring pelimpahan kasus tersebut dari penyidik Satreskrim Polres Ponorogo kepada kejaksaan. Korps Adhyaksa percaya diri, si pelaku yang membunuh remaja dan janinnya itu bisa dihukum minimal sepuluh tahun. ‘’Sesuai ukuran pasal-pasal yang disangkakan, di atas sepuluh tahun pasti,’’ kata Kasi Pidum Kejari Ponorogo I Gede Wiraguna Wiragama Rabu (23/10).

Selasa siang lalu (22/10), Joko diam-diam dikeler penyidik ke kantor kejari di Jalan M.T. Haryono. Polisi juga membawa setumpuk berkas penyidikan dan beberapa plastik yang berisi barang bukti. Pelimpahan digelar singkat. Keesokan harinya, kejaksaan baru buka suara atas proses tersebut. Wira menyebut, Joko akan ditahan selama 20 hari, terhitung Selasa lalu. ‘’Jaksa yang bertindak sebagai penuntut umum juga sudah ditunjuk,’’ ujarnya.

Saat rekonstruksi pembunuhan dua bulan lalu, terungkap bahwa Joko mempersiapkan dengan matang aksi keji yang dia lakukan. Pemuda asal Lembah, Babadan, itu sudah menyusun skenario hendak mengakhiri nyawa Herfina sejak sebelum hari kejadian nahas tersebut. Perempuan yang tengah berbadan dua itu sempat diajak ke Telaga Sarangan sebelum nyawanya dihabisi di Jembatan Galok, Sampung. Demi memuluskan aksinya, Joko sudah mempersiapkan sarung tangan yang dia beli di apotek di kawasan Tambakbayan.

Wira menyebut, polisi menyangkakan tiga pasal untuk menjerat residivis yang sempat dipenjara di Lapas Porong itu. Yakni, pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, pasal 338 tentang pembunuhan, serta pasal 351 tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian. Menurut Wira, hasil penyidikan polisi sudah cukup kuat. ‘’Kasus ini masih lebih mudah dibanding pembunuhan menggunakan gerinda (pembunuhan Ismiyati, warga Jinglong, oleh Edy Purwanto, suaminya, Februari lalu, Red),’’ klaim Wira.

Wira optimistis, pengadilan akan memutus seadil-adilnya perkara yang menjadi atensi publik ini. Hitung-hitungan Wira, Joko bisa dihukum minimal sepuluh tahun penjara. Itu jika didasarkan pada berbagai alat bukti yang dikompilasikan polisi. Wira berjanji akan segera mempersiapkan berkas dakwaan terhadap Joko. Target kejari, sidang sudah bisa digelar sebelum masa penahanan pertama habis dalam 20 hari. ‘’Selebihnya, fakta persidangan akan mengungkap apakah pembunuhan ini memang terancana atau spontan,’’ pungkasnya. (naz/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close