Mejayan

Perempuan Hamil Tewas di Kamar Kos, Polisi Cium Ketidakwajaran

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Jasad perempuan yang ditemukan di kos-kosan Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Mejayan, itu ternyata sedang berbadan dua. Didapati janin berjenis kelamin laki-laki usai otopsi yang dilakukan aparat kepolisian. Kuat dugaan kematian perempuan bernama Ica Puspita Dwi Anggraini itu tidak wajar. ‘’Dari kacamata penyelidik, kematian yang bersangkutan di dalam kos sendirian itu sudah merupakan hal yang tidak wajar,’’ kata Kasatreskrim Polres Madiun AKP Ryan Wira Raja Pratama, Rabu (14/7).

Seperti diketahui, Ica ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dalam kamar kosnya pada Senin malam (12/7). Jasad perempuan 18 tahun warga Desa Klumutan, Saradan, itu sudah dalam kondisi membusuk. Tim forensik Polda Jatim turun tangan menangani kasus tersebut. ‘’Tentang berbagai dugaan penyebab kematian, kami masih menunggu hasil resmi otopsi,’’ ungkap Raja. ‘’Tim mengambil beberapa sampel untuk diperiksa lebih lanjut,’’ imbuhnya.

Raja sempat melihat hasil otopsi di RSUD Caruban kemarin. Dia mengetahui ada janin di dalam tubuh korban. Janin itu sudah masuk waktu lahir alias usia kandungan sembilan bulan. ‘’Kematiannya tidak wajar. Tapi, yang jelas bukan karena Covid-19,’’ tegasnya.

Penemuan jasad Ica bermula saat tetangga kamar korban mengeluhkan bau menyengat. Sumber bau ternyata berasal dari kamar Ica. Jasad perempuan itu ditemukan dalam posisi tertelungkup di lantai dan mengenakan baju hitam garis-garis putih.

Raja menambahkan, ada bercak cairan seperti darah di bawah jasad Ica saat kali pertama ditemukan. Namun, dia menyebut bahwa bercak itu merupakan cairan yang keluar dari jasad korban yang sudah membusuk. Diperkirakan Ica meninggal pada Sabtu lalu (10/7).

Bersamaan proses evakuasi jasad korban dari tempat kejadian perkara (TKP), polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, kartu identitas, handphone, dan uang tunai Rp 988 ribu. Selain itu, sejumlah obat-obatan seperti penurun panas dan vitamin. ‘’Terkait ada tidaknya unsur pidana, akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut,’’ ujar Raja. (den/c1/isd/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button