PeristiwaPonorogo

Perbaiki Sumur, Tewas Kehabisan Oksigen

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Hati Koirul Endang Yati begitu cemas pada Rabu petang (5/2) itu. Gara-garanya, perempuan 36 tahun tersebut mendapati Moh. Saiful Anwar, suaminya, tak kunjung pulang dari sawah. Padahal, azan magrib sudah berkumandang.

Karena khawatir, warga Dukuh Bentong, Desa Semanding, Kecamatan Kauman, itu lantas memutuskan untuk mendatangi Saiful ke sawah. Sesampainya di lokasi, kecemasan yang dirasakan oleh Yati berubah menjadi histeria. Dia mendapati suaminya tergeletak di dasar sumur sawah. Sebelum ditemukan meninggal, Saiful memang sempat pamit ke istrinya pergi ke sawah untuk memperbaiki pompa sumur.

Yati seketika langsung berteriak meminta pertolongan. Warga yang mendengar langsung menuju lokasi kejadian. Kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Somoroto dan BPBD Ponorogo.

Mereka tiba di TKP sekitar pukul 19.30. Proses evakuasi jasad Saiful dari dasar sumur berlangsung cukup lama. Karena diameter sumur tidak begitu lebar. Jasad korban baru bisa diangkat dari sumur sedalam empat meter itu pada pukul 22.00.

Kapolsek Somoroto Kompol Nyoto menduga korban meninggal lantaran kehabisan oksigen saat memperbaiki pompa sumur miliknya. Dari hasil pemeriksaan tim medis juga tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. ‘’Diduga meninggal karena kehabisan oksigen,’’ ujarnya. (naz/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close