PacitanPeristiwa

Perahu Bantuan Pemprov Raib di Pelabuhan Tamperan

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Supandi, 62, nelayan warga Dusun Mendole, Sirnoboyo, Pacitan, sedang apes. Perahu jenis daplangan miliknya di Pelabuhan Tamperan raib digondol maling. Kejadian itu diketahui sekitar pukul 02.30 Kamis (5/12). ‘’Perahu bantuan dari provinsi itu, baru saya pakai melaut kurang lebih 1,5 bulan,’’ kata Supandi.

Supandi tidak menyangka kejadian tersebut menimpanya. Dini hari kemarin, dia bersama Muhammad Nur Wahid, 36, putranya, berangkat dari rumah sekitar pukul 02.00. Ayah dan anak tersebut hendak melaut. Namun, niat itu diurungkan bersamaan perahunya hilang. ‘’Sudah curiga, ketika sampai pelabuhan, lampu kelip di kapal gak kelihatan dari kejauhan,’’ ujarnya.

Setelah mendekati titik labuh kapal, Supandi langsung mengecek kondisi. Kapal bantuan bertuliskan KUB Setia Samudera warna biru itu tidak ada. Tinggal kapal lama miliknya yang bambu penyeimbang patah sebelah. Supandi menduga pencurinya profesional perihal kapal. ‘’Tali pengikat dilepas biasa, tidak ada bekas potongan sama sekali,’’ ungkapnya.

Supandi langsung mengabarkan kejadian tersebut kepada nelayan lain. Pun pagi harinya dia melapor ke petugas keamanan setempat. Sejumlah nelayan lain daerah juga dikabari. Supandi hanya bisa berharap kapal komplet dengan mesin 15 PK, 12 set jaring, dan beberapa peranti lain itu segera ditemukan. Jika dinominalkan, kerugiannya sekitar Rp 50 juta. ‘’Ada yang bilang pukul 23.00 sebelumnya perahu saya dinaiki empat orang,’’ sebut Supandi.

Terpisah, Koordinator Poskamladu Tamperan Pacitan Aipda Indro Wibowo membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya telah mendapat laporan kehilangan perahu tersebut. ‘’Untuk saat ini, kami masih dalam upaya penyelidikan,’’ kata Indro. (den/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close