Ngawi

Penjualan Sepi Terimbas Pandemi, Pedagang Hewan Kurban Merana

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Pandemi Covid-19 berdampak signifikan terhadap penjualan hewan kurban kali ini. Transaksi anjlok hingga lebih dari 50 persen dari momen yang sama tahun lalu. ‘’Biasanya bisa menjual sampai 30 ekor, sekarang paling hanya belasan,’’ kata Sugeng, salah seorang pedagang sapi, Minggu (26/7).

Selama ini Sugeng tidak hanya berdagang sapi di Ngawi, tapi juga di beberapa pasar hewan Magetan. Namun, kondisinya sama-sama sepi pembeli. ‘’Setiap pasaran paling banyak hanya laku dua ekor,’’ ungkap pria asal Barat, Magetan, itu.

Pedagang semakin merana lantaran harga jual sapi tahun ini mengalami penurunan dibanding tahun lalu. ‘’Paling banyak dicari yang harganya Rp 17 juta sampai Rp 21 juta,’’ ujarnya sembari menyebut sepinya pembeli sapi kali ini karena sekolah-sekolah tidak menggelar kegiatan pembagian daging kurban.

Nasib serupa dialami Suparman, pedagang kambing. Lima hari menjelang Idul Adha, baru 10 kambing dagangannya yang laku terjual. Padahal, biasanya bisa mencapai 35 ekor. ‘’Tahun-tahun sebelumnya, seminggu sebelum hari H dagangan sudah habis,’’ ungkapnya. (mg1/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button