Pacitan

Penjualan Bendera Lesu

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Wajah Kuwa begitu lesu. Sebab, pendapatannya dari menjual bendera dan pernak-pernik menurun. Beda dengan Agustus tahun lalu, penjualannya selalu naik. Penyebabya tidak lain Covid-19.

Jika tahun lalu dia mampu menjual puluhan atribut Merah Putih, sekarang hanya belasan atribut. ’’Penurunannya jauh jika dibandingkan tahun lalu,’’ kata Kuwa Rabu (12/8).

Pun, Agustus tahun lalu barang dagangannya bakal dibeli. Sayangnya, tahun ini animo pembeli berkurang. Akibatnya, omzet menurun drastis. Bahkan sampai jutaan rupiah jika dibandingkan tahun sebelumnya. ‘’Dulu bisa sekitar Rp 15 juta. Kalau sekarang baru Rp 2 juta. Padahal, saya jualan sudah sejak 23 Juli lalu,’’ ungkap penjual bendera di Jalan Gatot Subroto itu.

Ada beberapa faktor yang membuat penjualan menurun. Salah satunya, banyak kantor yang sudah tutup. Atau, anggaran belanja berkurang. Apalagi, saat ini tidak ada lomba di kampung. Alhasil, RT atau RW tidak membeli pernak-pernik kemerdekaan. ’’Memang dampak pandemi ini sangat terasa,’’ ujar Kuwa. (mg2/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close