Madiun

Penilaian Lomba Mewarnai Radar Madiun Libatkan Pelukis Papan Atas

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Ratusan gambar yang telah dipoles dengan warna-warna mencolok tampak berjajar rapi di meja ruang rapat kantor Jawa Pos Radar Madiun. Sementara, dua orang pria mengamati satu per satu gambar sebelum akhirnya memilih tiga di antaranya.

Pemandangan itu terlihat saat dua orang juri melakukan penilaian karya peserta lomba mewarnai HUT Ke-76 RI yang digelar Jawa Pos Radar Madiun. Kompetisi seni kali ini diikuti ribuan pelajar PAUD dan TK se-Madiun Raya. ”Aspek penilaian mencakup keberanian, kemudian komposisi warna dan gradasi, dan terakhir kebersihan,” kata Agus Yusuf Endang Kresno Raden, salah seorang juri, Senin (30/8).

Agus menuturkan, banyak karya peserta yang sejatinya bagus. Sayang, komposisi warnanya kurang. Ada pula yang memiliki kelemahan pada unsur gradasi sehingga tidak melengkapi komponen penilaian. ‘’Misalnya ada sinar senja tapi bawahnya dikolaborasikan siang hari, kan itu kurang masuk,’’ ujar seniman lukis papan atas Madiun itu. ‘’Tapi, ini bisa mereka jadikan pengalaman,” imbuhnya.

Lantas, bagaimana dengan karya ketiga juara yang terpilih? Dia menyebut, juara I dari segi komposisi warna, gradasi, maupun kebersihan mendapat nilai tertinggi.

Sedangkan juara II dari sisi gradasi sudah pas, namun kurang berani di warna. ‘’Juara III semua sudah bagus, hanya gradasinya yang kurang,” bebernya.

Endri Luki Handoko, juri lainnya, mengakui bahwa proses penyeleksian karya cukup menyita energi. Pasalnya, karya yang masuk mencapai 4.170. ”Dari jumlah ribuan, kami pilih 300 terbaik. Lalu, dikerucutkan jadi 20 dan diseleksi lagi jadi 10 (juara I, II, III, dan tujuh juara harapan, Red),” ujarnya.

Sementara itu, General Manager Jawa Pos Radar Madiun Ockta Prana Lagawira mengatakan bahwa event tersebut sengaja digelar untuk memberikan ruang bagi anak-anak mengasah kreativitas di masa pandemi. ”Selama pandemi anak anak mungkin bosan belajar daring. Maka dari itu, kami suguhkan hal baru, mewarnai dari rumah masing-masing,” paparnya.

Menurut dia, masa pandemi bukan menjadi halangan bagi anak-anak untuk tetap bisa berkreasi. ‘’Lomba ini sekaligus melatih kejujuran anak,’’ ujarnya. ‘’Terima kasih kepada para kepala daerah di Madiun Raya atas dukungannya,’’ imbuhnya. (irs/c1/isd/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button