Ngawi

Pengusutan Kasus SMPN 1 Mantingan, Begini Respons Kadindik

NGAWI – Meski sejumlah oknum pejabatnya disebut-sebut terlibat, pengusutan kasus tindak pidana korupsi (tipikor) dana pengadaan lahan relokasi SMPN 1 Mantingan tak membuat dinas pendidikan (dindik) sebagai terlapor gusar. Dinas itu justru merespons positif langkah polisi melakukan penyidikan kasus tersebut. ‘’Kami akan ikuti proses hukumnya,’’ kata Kepala Dindik Ngawi Abimanyu Kamis (9/5).

Pun, dindik menyambut baik upaya Badan Pengawas Keuangan dan pembangunan (BPKP) Jawa Timur memeriksa sejumlah saksi terkait kasus tersebut. ‘’Ya, intinya kami akan selalu kooperatif,’’ ujar Abimanyu kepada Radar Ngawi.

Saat ditemui di kantornya kemarin, Abimanyu memastikan semua pejabat di dinasnya, termasuk dirinya, yang sebelumnya sudah pernah dimintai keterangan akan hadir jika dipanggil lagi oleh BPKP. ‘’Pasti akan kami ikuti (prosesnya),’’ tegasnya.

Bukan tanpa alasan dindik mendukung pengusutan kasus dugaan rasuah itu segera tuntas. Sebab, jika dibiarkan menggantung tanpa ada kejelasan, banyak pihak yang dirugikan. ‘’Kasihan sekolahnya. Kalau kasus ini segera selesai kan relokasi bisa jalan lagi,’’ imbuh Abimanyu.

Jika masalah itu terus berlarut, lanjut dia, pemilik tanah maupun pihak Pondok Pesantren Darussalam Gontor Putri Mantingan yang berniat memanfaatkan lahan tersebut juga dirugikan. ‘’Yang Gontor ingin segera memakai, kami juga ingin segera pindahan,’’ ujarnya.

Ditanya kemungkinan adanya oknum pejabat dindik yang terseret dalam kasus tersebut, Abimanyu tidak ambil pusing. Dia mengaku bakal mengikuti proses hukum yang berjalan. ‘’Kasus dugaan korupsi itu pasti mengarahnya pada kerugian negara dulu, ada atau tidak. Kalau ada berarti ada konspirasi yang mengarah ke siapa pelakunya,’’ paparnya.

Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Muh. Indra Nadjib sebelumnya sempat menyatakan bahwa pihaknya sudah mengantongi sejumlah nama calon tersangka. Seorang di antaranya oknum pejabat Dindik Ngawi, selain dari pihak luar pemerintahan. (tif/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button