Magetan

Pengusaha Hotel-Restoran Magetan Keluhkan Perpanjangan PPKM Level 4

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 hingga 9 Agustus disayangkan pengusaha hotel dan restoran. Banyak ongkos operasional yang harus dikeluarkan kendati tak ada tamu menginap. ‘’Tidak ada pendapatan sama sekali selama pengetatan,’’ kata Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Magetan Nisan, Rabu (4//8).

Kemarin (3/8) perwakilan PHRI Magetan sempat menggelar audiensi dengan kepolisian. Saat itu, mereka mengutarakan situasi sulit yang dirasakan selama pengetatan. Tagihan listrik, air, dan utang bank tetap harus dibayar kendati okupansi nol persen. ‘’Kami berharap wisata dapat dibuka,’’ tutur perempuan yang akrab disapa Bunda Nisan itu.

Nisan usul membuka destinasi pelesiran secara bertahap. Telaga Sarangan, misalnya, pengunjung dipilah di gerbang masuk sesuai kepentingannya. ‘’Dengan begitu, harapannya potensi persebaran kasus bisa ditekan dan ekonomi dapat berjalan,’’ ucapnya. (mg5/naz/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button