Madiun

Penghina Profesi Wartawan Diciduk Polisi

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Layo endi video pas detik” e wonge mati.. tenan kenek korona opo Ra.. opo mati mergo obat.. neng agama wae diajarne.. pekerjaan paling hina itu seorang wartawan.. kenapa bisa hina.. karena selalu menyampaikan berita” untuk saling memfitnah sana sini.. alias hoax..

Gegara komentar tersebut di grup Facebook Forum Wong Medhion, MMA -pemilik akun Mas Aziz– diciduk polisi. Kamis lalu (29/7), di balik balaclava cokelat yang dikenakan, MAA tertunduk layu di hadapan para awak media. Laki-laki 23 tahun itu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya lantaran mengunggah komentar bermuatan penghinaan dan pencemaran nama baik.

Bermula pada Senin (19/7) sekitar pukul 19.00 lalu. MAA mengomentari posting-an salah satu akun Facebook di grup yang diikutinya. Berbekal laporan masyarakat dan ditindaklanjuti penyelidikan, Tim Opsnal Polres Madiun Kota bergerak. Pada Selasa (27/7), MAA dicokok di rumahnya, Kecamatan Sidorejo, Magetan. ‘’Hasilnya, karena mengikuti berita di posting-an sebelumnya. Di situ ada gambar seseorang menghirup napas salah seorang yang terpapar Covid,’’ kata Kapolres Madiun Kota AKBP Dewa Putu Eka Darmawan, Jumat (30/7).

Polisi mengantongi barang bukti dua lembar screenshot posting-an komentar yang memuat penghinaan atau pencemaran nama baik. Pun mengamankan satu unit handphone merek Asus warna hitam. (irs/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button