Laka LantasNgawi

Pengendara Motor Tewas Terseret 30 Meter karena Kaki Terjepit As Roda Truk

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Keputusan pria 31 tahun ini menyalip truk Mitsubishi Fuso bernopol K 1540 LN harus dibayar mahal. Roni Pujiono tewas setelah terjatuh dari motor Supra X S 3072 SN yang dikendarai di Jalan Raya Ngawi–Solo Km 8 masuk Desa Gemarang, Kedunggalar, Ngawi, Selasa (29/6).

Tubuh warga Desa Sukoharjo, Kalitidu, Bojonegoro, itu terseret sejauh sekitar 30 meter. Truk dikemudikan Sunarso, 53, asal Kecamatan Kradenan, Blora, Jawa Tengah. Ketidakhati-hatian pemotor dan infrastruktur jalan tidak mulus diduga menjadi biang kecelakaan lalu lintas (laka lantas) tersebut. ‘’Motor jatuh saat melintasi jalan bergelombang,’’ kata Bambang Sulistiyo, warga Ngale, Paron, yang berada tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).

Bambang mengungkapkan, motor Supra X melaju dari arah barat. Searah di depannya ada truk bermuatan tebu hendak dikirim ke PG Meritjan, Kediri. Menjelang TKP, pemotor menyalip truk dari posisi sebelah kanan. Sayangnya, ketika menyejajari truk, kondisi jalan tidak mulus. Pemotor pun hilang kendali. Tubuhnya terpelanting ke kiri dan masuk kolong truk. Sedangkan motor terpental ke kanan. ‘’Pengendara motor kemungkinan tidak tahu medan jalan,’’ ujarnya.

Adanya benturan membuat Sunarso menghentikan laju truk. Dia mendapati tubuh Roni berlumuran darah. Kepalanya luka parah dan kaki kanannya terjepit as roda depan. ‘’Saya lihat sudah meninggal,’’ ucap Sunarso ditemui di TKP.

Sunarso punya versi kronologis berbeda. Menurut dia, ketika pemotor hendak menyalip, muncul kendaraan lain dari arah berlawanan. ‘’Saya tidak tahu pasti kejadiannya seperti apa. Kemungkinan terjatuh saat mundur (mengurangi kecepatan, Red),’’ ujarnya. (mg5/c1/cor/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button