Ngawi

Pengelola Ngawi Street Food Masih Belum Jelas

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Puluhan lapak di Ngawi Street Food (NSF) terancam bakal ’’nganggur’’ sementara. Pasalnya, hingga kini belum jelas siapa yang bakal mengelola kawasan tersebut, termasuk jenis kuliner yang ditawarkan.

Beredar kabar, Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) Ngawi yang akan mengelola kawasan itu. Namun, Kepala DPPTK Yusuf Rosyadi saat dikonfirmasi menepis kabar tersebut. ‘’Sampai sekarang belum ada surat pengajuan pinjam pakainya,’’ kata Yusuf Minggu (4/10).

Yusuf juga mengaku belum tahu jenis kuliner yang akan ditawarkan di NSF. Sebab, pihaknya perlu melakukan kajian terlebih dulu untuk menentukan pedagang kaki lima (PKL) yang akan ditempatkan di pusat jajanan berkonsep food court pertama di Ngawi itu. ‘’Harus dilihat potensinya dulu seperti apa,’’ ujarnya.

Menurut Yusuf, penempatan PKL di NSF tidak boleh dilakukan sembarangan. Melainkan harus melalui kajian maupun pertimbangan bupati terlebih dulu. ‘’Nanti yang memutuskan PKL mana yang bisa masuk, ya langsung bupati,’’ tuturnya.

NSF merupakan proyek berbujet terbesar kedua yang berkaitan dengan PKL setelah penataan Jalan Yos Sudarso. Proyek yang ditargetkan rampung 11 Oktober mendatang itu menelan anggaran sekitar Rp 3,5 miliar. NSF diproyeksikan mampu menampung 44 lapak pedagang kuliner. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close