Ngawi

Pengadilan Negeri Lockdown, Pelanggar Prokes Tak Didenda

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Operasi yustisi intens dilakukan petugas gabungan selama pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Memasuki hari kedua Selasa (12/1) mereka menggelar operasi penegekkan protokol kesehatan (prokes) di Jalan Ahmad Yani.

Selama sekitar satu jam operasi, petugas mendapati 10 pelanggar. ‘’Tren jumlah pelanggar berkurang. Minggu lalu mencapai 40 orang,’’ kata Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Ngawi Arif Setiono.

Dia mengungkapkan karena saat ini kantor pengadilan negeri di-lockdown dan pegawainya work from home (WFH), para pelanggar tidak dikenai sidang di tempat. Melainkan mendapat sanksi berupa penahanan kartu tanda penduduk (KTP). ‘’KTP-nya ditahan selama 14 hari. Jika sampai batas waktu terakhir tidak diambil akan kami blokir,’’ terangnya. (mg3/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button