Mejayan

Pengadaan Disinfektan Pakai Uang Jimpitan

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Warga Kelurahan Krajan, Mejayan, Kabupaten Madiun, enggan berpangku tangan menunggu bantuan pemkab. Mereka rela memangkas uang jimpitan untuk pengadaan cairan disinfektan pembunuh virus Covid-19. ‘’Karena belum ada penyemprotan sebelumnya. Warga di sini inisiatif sendiri,’’ kata Ismanu, wakil ketua RW 02, kelurahan setempat, Minggu (29/3).

Puluhan warga kerja bakti melakukan penyemprotan 170 rumah di RT 12, 13, dan 14 kemarin. Lantai, pintu, jendela, kursi, lemari, tidak ada yang terlewatkan. Gang dan jalan setempat tak ketinggalan disemprot. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua setengah jam. ‘’Selain dari jimpitan, ada juga warga yang menyumbang berupa barang keperluan penyemprotan,’’ ujarnya.

Ismanu mengalihkan jawaban ketika ditanya mengapa tidak menunggu penyemprotan disinfektan dari pemerintah. Dia menyebut penyemprotan mandiri berdasar desakan warga. Warga di tiga RT itu waswas terhadap korona. Demi mengantisipasi penularan, akhirnya diputuskan menyemprot mandiri memakai dana jimpitan. ‘’Biasanya jimpitan itu dipakai untuk santunan saat ada warga meninggal, acara 17 Agustusan, atau membeli peralatan untuk dipakai lingkungan,’’ terangnya.

Bersamaan kegiatan penyemprotan, petugas menyosialisasikan physical distancing kepada warga. Terutama ketika warga kedatangan sanak saudara dari luar daerah, diharap segera melapor ke ketua RT setempat. Lalu memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
               
         
close