MagetanPeristiwa

Pendaki Remaja Hilang di Puncak Lawu

Antar Teman Buang Hajat, Lima Menit Sudah Tak di Tempat

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Andi Sulistyawan hilang di Puncak Lawu. Pendaki berusia 18 tahun putus jejak di kawasan Hargo Dalem, Minggu dini hari (5/7). Lima rekan pendaki lainnya berupaya mencari remaja asal Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar, Jateng, itu. Namun tak kunjung ditemukan hingga Senin (6/7). ‘’Hilangnya sekitar pukul 03.00 dini hari,’’ kata Fajar Setiawan, rekan pendaki korban.

Jelang subuh itu, seluruh pendaki ini sedang beristirahat di dalam tenda usai memuncaki Gunung Lawu dari jalur Cemoro Sewu sejak Sabtu sore (4/7). Kemudian, satu-satunya pendaki perempuan terbangun hendak buang hajat. Sulistyawan yang saat itu masih terjaga akhirnya mengantarkan. Tak sampai lima menit selesai buang hajat, Sulistyawan sudah tak di tempat. Sempat dicari bersama rekan pendaki lainnya namun tak ada tanda-tanda. Seharian dinanti juga tak kunjung kembali ke tenda. ‘’Ponsel dan barang-barangnya masih di tenda,’’ terangnya.

Fajar dan kawan-kawan pendakinya sempat menyisir beberapa titik dekat lokasi hilangnya Sulistyawan. Mulai kawasan dekat warung Mbok Yem hingga Hargo Puruso. Tak tahu hendak mencari ke mana lagi, rombongan pendaki ini memutuskan turun dan meminta pertolongan di base camp Cemoro Sewu. ‘’Kami  sudah kabari orang tuanya,’’ ujarnya.

Asisten Perhutani KPH Lawu Ds Marwoto telah menerjunkan personel untuk melakukan pencarian bersama tim dari Paguyuban Giri Lawu. Berbekal ciri-ciri yang disampaikan rekan satu rombongan pendakian. Kali terakhir, Sulistyawan mengenakan jumper warna merah marun dengan setelan celana jins hitam. Remaja dengan tinggi badan 170 sentimeter itu berkulit sawo matang. Saat terakhir mengantarkan rekannya hingga tak ditemukan lagi, kebetulan tak mengenakan alas kaki. ‘’Tim kami sudah mulai penyisiran sejak pukul 10.30,’’ katanya. (fat/c1/fin)

Ditemukan Jasad Dekat Lokasi Terakhir Korban

DI waktu hampir bersamaan, Perhutani menerima laporan penemuan jasad di Puncak Lawu. Tepatnya di jurang Geger Boyo, Cemoro Sewu, Karanganyar, Jateng. Sekilas jasadnya memiliki ciri-cirik fisik mirip Andi Sulistyawan.

Asisten Perhutani KPH Lawu Ds Marwoto tak ingin gegabah menarik kesimpulan. Meski lokasi penemuannya hanya berjarak sekitar 300 meter dari titik awal hilangnya Andi Sulistyawan. Jasad itu ditemukan salah satu anggota Paguyuban Giri Lawu dalam kondisi telanjang dada. Juga, mengenakan kaus kaki di salah satu kakinya. ‘’Untuk sementara kami belum bisa identifikasi. Masih menanti evakuasi selesai,’’ terangnya.

Di sepanjang tahun ini, baru kali ini ada laporan pendaki hilang. Sebelumnya, hanya lima laporan pendaki cedera. Pekan lalu, petugas juga menjemput tiga pendaki. Satu kelelahan dan dua lainnya terjatuh. Ketiganya tidak bisa melanjutkan perjalanan. ‘’Tidak ada yang sampai terluka parah,’’ katanya. (fat/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close
               
         
close