Madiun

Pendaftar PPDB SMAN 1 dan SMAN 2 Madiun Membeludak

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Stigma masyarakat pada sekolah favorit sulit terhapus. Meskipun berbagai jalur pendaftaran peserta didik baru (PPDB) jenjang SMA telah diterapkan. Itu jelas terpantau pada hari pertama PPDB tahap dua jalur prestasi nilai akademik, Kamis (20/5).

Pendaftar di SMAN 1 dan SMAN 2 Kota Madiun membeludak. Total kuota 25 persen dari pagu sekolah terisi. Meski demikian, peringkat terus bergerak menyesuaikan persaingan nilai akademik pendaftar. ‘’Kami tidak dapat memonitor jumlah pendaftar yang mendaftar di sekolah kami,’’ kata Kepala SMAN 1 Kota Madiun Mahmudi, Jumat (21/5).

Mahmudi menyampaikan, sistem dari pemprov secara otomatis langsung menampilkan pemeringkatan berdasarkan nilai akademik pendaftar. Ada 75 urutan peringkat sesuai kuota jalur prestasi 25 persen dari pagu sekolah 306 siswa. ‘’Pagu sekolah kami 9 rombel (rombongan belajar) masing-masing 34 siswa,’’ jelas Mahmudi.

Diperkirakan persaingan ketat bakal terjadi pada hari kedua (21/5) dan terakhir besok (22/5). Pasalnya, pendaftar dengan nilai lebih tinggi masih memonitor perkembangan pemeringkatan.

Kepala Cabdindik Jatim Wilayah Madiun Supardi mengakui stigma masyarakat terhadap sekolah favorit masih melekat. Hasil pantauannya, mayoritas pendaftar memilih SMAN 1 dan SMAN 2 Kota Madiun di jalur tahap dua ini. ‘’Pantauan di lapangan, pelaksanaan PPDB jalur prestasi di hari pertama berjalan lancar tanpa kendala,’’ klaim Supardi.

Dia menekankan, perlahan kesan tersebut akan dihilangkan. Sebab, kuota jalur tahap dua ini hanya 25 persen dari pagu sekolah. Separo atau 50 persen dari jalur zonasi yang dibuka akhir bulan ini. Supardi menegaskan bahwa seluruh sekolah memiliki keunggulan masing-masing. (kid/c1/sat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button