Pacitan

Pencarian Yakup, Nelayan Tergulung Ombak Distop

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Setelah berlangsung tujuh hari, operasi pencarian Yakup, seorang nelayan lobster yang tergulung ombak Pantai Kasap, resmi dihentikan Kamis (19/3). Meski demikian, evakuasi tetap akan dilakukan jika jasad korban ditemukan kemudian hari. ‘’Sampai saat ini memang belum ditemukan. Sementara pelaksanaan operasi SAR telah resmi dihentikan,’’ kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Pacitan Aswin Rikha Wijaya.

Proses pencarian warga Desa Songobanyu, Kecamatan Girisobo, Gunung Kidul, oleh tim gabungan dari Basarnas, BPBD, satpolair, dan nelayan, itu sudah sejauh 5–7 kilometer dari TKP korban tenggelam. Pengamatan yang dilakukan dari darat hasilnya juga nihil.

Kendati begitu, Aswin menyatakan pemantauan tetap dilakukan oleh petugas keamanan laut dan udara (kamladu). Dia juga meminta bantuan nelayan; jika melaut mendapati jasad korban untuk segera melaporkan ke pihaknya. ‘’Kami berharap korban bisa segera ditemukan,’’ ucap mantan asisten pribadi bupati Pacitan itu.

Seperti diketahui, pada Kamis lalu (12/3) Yakup hilang tenggelam ketika sedang mencari lobster di sekitar karang Pantai Kasap, Desa Watukarung, Pringkuku. Kapal jukung yang mereka tumpangi diterjang ombak hingga pecah. Ketiganya tercebur ke laut. Dua rekan korban selamat setelah ditolong nelayan lain. Sedangkan, Yakup hilang digulung ombak. (mg2/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button