Pacitan

Pencarian Bocah Tenggelam di Pantai Ngiroboyo Terkendala Ombak Tinggi

PACITANJawa Pos Radar Pacitan – Hari ketiga proses pencarian Putra yang tenggelam tergulung ombak Pantai Ngiroboyo belum membuahkan hasil Selasa (9/6). Petugas SAR gabungan yang mencari hingga ke tengah laut menggunakan perahu karet sama sekali tidak mendapati tanda-tanda keberadaan bocah 12 tahun asal Dusun Krajan, Desa Widoro, Kecamatan Donorojo, tersebut. ‘’Untuk lokasi pencarian ada titik-titik tertentu yang kami perkirakan. Termasuk dengan mempertimbangkan arah angin,’’ kata Kepala Pelaksana Didik Alih Wibowo.

Menurutnya, pergerakan angin penting untuk dipantau karena bisa memengaruhi pergerakan gelombang air laut. Dengan begitu, proses penyisiran oleh petugas sampai ke lepas pantai bisa mencapai sasaran yang telah ditentukan. ‘’Kendalanya ada pada ombak yang terbilang cukup tinggi,’’ ujar mantan kasubag pengendalian pembangunan prasarana wilayah bagian administrasi pembangunan tersebut.

Meski demikian, kata Didik, proses pencarian korban akan kembali dilanjutkan hari ini (10/6). Kali ini pencarian dilakukan simultan. Seperti melakukan pemantauan di darat, penyisiran di bibir pantai, dan manuver di laut dengan menggunakan perahu karet. ‘’Sesuai SOP pencarian dilakukan sampai tujuh hari sejak korban dilaporkan hilang tenggelam. Kami berharap korban dapat ditemukan tidak jauh dari lokasi,’’ tutur Didik.

Sebelumnya, Putra digulung ombak Pantai Ngiroboyo beserta dua temannya yang lain, Nur Rahmadani dan Riyan, pada Minggu lalu (7/6). Riyan selamat dari maut setelah berhasil diselamatkan oleh warga setempat beberapa menit setelah kejadian. Sementara, Rahma ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa Senin lalu (8/6). Sedangkan, Putra sampai tadi malam belum ditemukan. (mg2/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close