Madiun

Penataan Proliman Diponegoro Ditarget Kelar Tahun Depan

Gencarkan Perputaran Roda Perekonomian

‘’Tugu itu memang anaknya. Jadi agak kecil. Tahun depan kami ganti dengan bapaknya yang lebih besar.’’ MAIDI, Wali Kota Madiun

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Sukses tidaknya pengembangan kawasan proliman bergantung pada konsep penataan. Agar paket pekerjaan landmark tugu pendekar dan peningkatan Jalan Diponegoro-Musi yang telah menghabiskan anggaran Rp 4,6 miliar itu tidak semrawut.

Wali Kota Madiun Maidi memastikan penataan simpang lima itu dilanjutkan tahun depan. Ditambah pembangunan lahan parkir dan kios. ‘’Itu nanti dibongkar dan diberi atap,’’ kata Maidi menunjuk pagar tembok di sisi utara SMKN 1 Madiun untuk penempatan kios.

Kios yang disediakan lebih dikhususkan menjajakan kuliner tradisional. Seperti trimbolo, gedang godhog, dan lainnya. Kios itu berada di trotoar sisi timur Jalan Diponegoro. Memanfaatkan lahan eks bangunan Puskesmas Oro-Oro Ombo yang bakal dibongkar total. Pedagang makanan modern ditempatkan di sisi barat. ‘’Parkirnya nanti di sisi timur trotoar. Menutup sungai di utara SMKN 1 hingga belasan meter,’’ paparnya.

Seperti di Malioboro, Jogjakarta, kawasan nongkrong baru itu pun telah dilengkapi kursi. Pedestrian yang dulunya merupakan sungai dan kini telah dipasangi box culvert itu langsung menjadi tempat nongkrong favorit kawula muda. ‘’Seluruh pekerjaan ditarget kelar tahun depan,’’ imbuh Maidi.

Diharapkan, penataan kawasan baru itu dapat lebih menggencarkan perputaran roda perekonomian. Menambah nilai transaksi dari seluruh sektor yang di tahun ini tembus Rp 3 triliun. ‘’Tugu itu memang anaknya. Jadi agak kecil. Tahun depan kami ganti dengan bapaknya yang lebih besar,’’ ucapnya. (kid/c1/fin) 

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button