Ponorogo

Terduga Teroris Ditangkap di Pohijo, Sampung, Ponorogo

PONOROGO – Seorang teduga teroris dilumpuhkan di perbatasan Ponorogo-Wonogiri, Minggu (30/6). Terduga berinisial BT itu disergap petugas saat melintasi jalan alternatif di Desa Pohijo, Kecamatan Sampung.

Saksi mata, Marji, 48, menuturkan penangkapan itu berlangsung sekitar pukul 14.30. Dirinya yang saat itu tengah membenahi rumah, tiba-tiba melihat Toyota Inova menghadang Toyota Avanza warna silver yang sama-sama melaju dari timur, persis di depan rumahnya. Sembari menodongkan senjata, petugas sigap meminta terduga keluar dari Daihatsu Xenia. ‘’Warga nggak boleh mendekat,’’ kata warga setempat itu.

Menurut Marji, sosok berperawakan tinggi gemuk itu langsung dirobohkan ke tanah. Kemudian diborgol dan langsung dimasukan ke dalam mobil. Lalu, kendaraan itu putar balik. ‘’Cepat sekali. Dibawa ke arah timur,’’ lanjutnya.

Penangkapan itu hanya berlangsung sepuluh menit. Marji menyebut, jalan di depan rumahnya merupakan akses penghubung antara Magetan dan Wonogiri, Jateng. ‘’Tidak semua tahu jalan ini,’’ ungkapnya.

Hingga pukul 18.30 kemarin, warga setempat masih mengerumuni lokasi penangkapan. Informasi yang dihimpun, terduga langsung digelandang menuju rumahnya di Perum Grisimai, Blok CC 14,  Mangunsuman,  Siman, sekitar pukul 16.00. Di sana, petugas mengamankan sejumlah barang bukti. ‘’Detailnya apa saja kurang ingat,’’ terang Zainudin, Ketua RT 18, RW 6.

Zainudin tidak menyangka bila salah satu warganya terlibat jaringan teroris. Kemarin, terduga berinisial BT itu keluar rumah sendirian sejak pukul 09.00. ‘’Dia tinggal di sini sejak tiga tahun terakhir,’’ ucapnya.

Dikonfirmasi, Kasatshabara Polres Ponorogo AKP Joko Waskito membenarkan adanya penangkapan. Namun enggan dimintai keterangan lanjutan. ‘’Satu pintu lewat kapolres,’’ jelasnya.

Saat dihubungi, Kapolres Ponorogo AKBP Radiant belum membenarkan bahwa pelaku yang tertangkap di Pohijo, Sampung itu merupakan terduga teroris. Hanya, dia telah mendapat tembusan ijin masuk wilayah hukum dari Densus 88. ‘’Densus 88 mengatakan akan ada yang diamankan,’’ kata Radiant.

Lebih lanjut, kapolres tidak mengetahui pasti lanjutan dari penangkapan tersebut. Dia pun tak berwenang memberikan penjelasan lebih lanjut. ‘’Karena mungkin masih pengembangan, Densus 88 hanya menyampaikan ijin masuk wilayah supaya tidak gaduh. Ibaratnya operasi senyap,’’ ucapnya. (mg7/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button