Mejayan

Penanganan Pandemi Covid-19, Pemkab Madiun Habiskan Rp 28 Miliar

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Penanganan pandemi Covid-19 di Kabupaten Madiun menyedot duit puluhan miliar rupiah. Khusus yang bersumber dari belanja tak terduga (BTT), sudah Rp 28 miliar digelontorkan tahun ini. ‘’Total BTT dalam APBD induk 2021 Rp 30 miliar,’’ kata Wakil Bupati (Wabup) Madiun Hari Wuryanto, Selasa (14/9).

Dengan demikian, sudah 93 persen BTT yang terserap hingga Agustus lalu. Sehingga, kini nyaris habis atau tersisa Rp 2 miliar. Rata-rata serapan per bulan Rp 3,5 miliar anggaran BTT disedot untuk mengendalikan virus korona. ‘’BTT untuk berbagai hal yang berkaitan penanganan pandemi,’’ ujar Hariwur, sapaan Wabup.

Pemkab Madiun menghitung sisa anggaran BTT tersebut kurang untuk meng-cover hingga pengujung tahun ini. Hariwur mengungkapkan, pemkab masih akan terus berupaya memutus persebaran Covid-19 selama empat bulan ke depan. Sehingga, perlu suntikan dana lagi. ‘’BTT (direncanakan) naik Rp 6 miliar dalam Perubahan APBD (P-APBD) 2021,’’ sebutnya.

Jika P-APBD 2021 Kabupaten Madiun digedok, total BTT Rp 8 miliar. Jumlah tersebut dinilai sudah cukup sebagai amunisi perang melawan korona. Kendati belum jelas kapan dan organisasi perangkat daerah (OPD) yang akan menyerap. ‘’Penggunaan BTT itu nanti menyesuaikan untuk beberapa OPD. Seperti dinkes (dinas kesehatan) dan rumah sakit,’’ terangnya. (den/c1/sat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button