NgawiPeristiwa

Penambang Tradisional Tewas Tertimbun Material Batu

KENDAL – Untung tidak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Suwaji meregang nyawa saat mengais rejeki di area tambang batu di Dusun Wonorejo, Desa Sidorejo, Kendal, Selasa (24/7) kemarin.
Lelaki 40 tahun itu tewas setelah tertimbun material tambang yang berasal dari reruntuhan tebing batu. Task pelak, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.00 Wib itu membuat geger warga sekitar.
’’Korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat tertimbun material tambang,’’ kata Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Maryoko, Selasa (24/7).
Peristiwa maut di lokasi tambang batu tersebut sontak menyedot perhatian warga. Pun proses evakuasi jasad korban menjadi tontonan warga.
Untuk mempercepat proses evakuasi, petugas sengaja menurunkan satu unit alat berat. Tubuh tak bernyawa Suwaji berhasil ditemukan dibawah reruntuhan material batu dalam posisi tengkurap, sekitar pukul 12.00 Wib.
Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, Suwaji menggantungkan hidup dari pertambangan batu itu. Sebagai penambang tradisional, dirinya hanya menggunakan alat seadanya.
Seperti galah bambu, cangkul, dan sekop. Suwaji tidak memakai peralatan keselamatan kerja. ’’Hasil olah TKP (tempat kejadian perkara, Red), kami menemukan galah bambu yang digunakan korban untuk menggalah tebing batu,’’ ujar Maryoko. (mg8/ota)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button