Ngawi

Pemprov Pangkas Pasokan Vaksin AstraZeneca ke Ngawi

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Dinas Kesehatan (Dinkes) Ngawi mesti legawa. Pasokan vaksin AstraZeneca bertepuk sebelah tangan dari permohonan yang diajukan 50.100 dosis ke pemerintah pusat. Pemprov Jawa Timur selaku penyalur memangkas jumlah dosis serum antikorona dari Inggris itu hingga separo. ‘’Yang kami terima Senin lalu (26/7) sekitar 25 ribu dosis,’’ kata Sekretaris Dinkes Ngawi Heri Nur Fachrudin, Rabu (28/7).

Pasokan AstraZeneca kali ini untuk suntikan dosis kedua sekitar 60 ribu orang awal bulan depan. Itu merupakan jadwal imunisasi lanjutan terhitung delapan hingga 12 pekan sejak penyuntikan dosis pertama. Mayoritas penerimanya adalah masyarakat umum rentan, lanjut usia, serta pengelola objek wisata. ‘’Tambahan vaksin kali ini sudah dibagikan ke 24 puskesmas,’’ ujarnya.

Pihaknya juga masih punya tanggungan menyuntik vaksin Sinovac dosis kedua sekitar 30 ribu orang. Imunisasi belum terlaksana lantaran pendistribusiannya telat. Pemprov menjanjikan penyaluran bulan depan. ‘’Vaksinasi dosis kedua di desa-desa saat ini dari layanan TNI dan Polri,’’ ucapnya.

Rentang waktu penyuntikan dosis pertama dengan kedua antara satu merek dengan lainnya berbeda. Bila Sinovac dua pekan, maka AstraZeneca lebih lama sekitar delapan hingga 12 pekan. ‘’Keterlambatan penyuntikan dosis kedua tidak masalah, asal sudah melewati batas minimal rentang waktu,’’ terang Heri. (sae/c1/cor/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button