Laka LantasNgawi

Pemotor Tabrak Pembatas Jalan, Terpental Tujuh Meter

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Jalan Ahmad Yani, Ngawi, belakangan menjadi jalur tengkorak. Satlantas Polres Ngawi menyebut bahwa ruas mulai depan kantor dinas pendidikan (dindik) hingga Stadion Ketonggo di jalan protokol itu rawan kecelakaan lalu lintas (laka lantas).

Kasus terbaru menimpa Berlaindo Bonansya Kusnanda, 18, Minggu (25/7). Warga Desa Karangasri, Ngawi, itu tewas setelah motor Yamaha FreeGo nopol AE 5379 MZ yang dikendarainya menabrak pembatas jalan. ‘’Korban sendirian,’’ kata Sunardi, warga setempat.

Sunardi menerangkan, Berlaindo memacu kencang motornya dari arah selatan. Kecepatannnya diperkirakan 90 kilometer per jam. Menjelang tempat kejadian perkara (TKP), muncul mobil yang tidak diketahui identitasnya dari arah berlawanan. Kendaraan itu melaju dengan posisi di tengah jalan. ‘’Korban banting setir ke kiri untuk menghindari tabrakan,’’ ujarnya.

Manuver yang dilakukan Berlaindo, kata saksi mata, tidak berjalan lancar. Motor matik itu melaju lurus hingga menabrak pembatas jalan. Kerasnya benturan membuat korban terpental sejauh tujuh meter. ‘’Tubuhnya sampai kena tiang rambu jalan,’’ ungkap Sunardi.

Kasatlantas Polres Ngawi AKP Zainul Imam Syafii mengatakan, Berlaindo tewas akibat luka parah di bagian kepala. Hasil pemeriksaan medis di RSUD dr Soeroto, korban mengalami gegar otak berat dan pendarahan otak. ‘’Luka parah di kepala dugaannya akibat benturan keras dengan pembatas jalan,’’ ujarnya sembari menyebut helm yang dikenakan sampai pecah.

Berdasar olah TKP sementara, laka lantas tunggal itu dipicu ketidakhati-hatian pemotor. Korban diduga melaju dengan kecepatan kencang. Kondisi itu membuat motor sulit dikendalikan. ‘’Di TKP tidak ada bekas pengereman sama sekali,’’ ungkapnya.

Kasatlantas menyebut, Jalan Ahmad Yani mulai kantor dindik hingga Stadion Ketonggo termasuk black spot. Pengendara cenderung melaju kencang di jalan lurus. ‘’Jalan Ahmad Yani juga termasuk jalan utama yang arus lalu lintasnya cukup ramai,’’ pungkasnya. (sae/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button