Madiun

Pemkot Madiun Tambah Sasaran Vaksinasi Lansia

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Program vaksinasi Covid-19 dipercepat dengan perluasan sasaran. Secara kumulatif vaksinasi di Kota Madiun telah menyentuh 48,14 persen untuk suntikan pertama dan 20,35 persen dosis kedua. Pemerintah pusat menambah jumlah sasaran, khususnya lanjut usia (lansia). Yakni, dari sebelumnya 16.164 jiwa jadi 23.963 jiwa.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun Denik Wuryani mengungkapkan, penambahan itu perlu untuk memberi perlindungan lansia. Sebab, usia 60 tahun ke atas paling berisiko. Pun mendominasi kasus kematian. Yakni, 56 persen dari total kematian. Berikutnya, usia 45-59 tahun 39 persen, 25-45 tahun lima persen. ‘’Lansia termasuk risiko tinggi,’’ kata Denik, Minggu (25/7).

Dari total sasaran lansia, suntikan pertama 9.401 jiwa atau 39,23 persen. Sementara dosis kedua 3.037 atau 12,67 persen. Denik menyebut, vaksinasi lansia masuk tahap II bersama sasaran pelayan publik yang dimulai Februari lalu. Sasaran pelayan publik 18.379 orang. Suntikan pertama 205,35 persen atau 37.741 orang, dan suntikan kedua 93,48 persen atau 17.181 orang. ‘’Semua masih berjalan, termasuk tahap III saat ini,’’ ungkapnya. (kid/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button