AdvertorialMadiun

Pemkot Madiun Sulap Lahan Nganggur Jadi Bumi Perkemahan dan Perkebunan

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Lahan seluas sembilan hektare milik PDAM Tirta Taman Sari yang sebelumnya gersang kini menjadi subur. Berbagai jenis tanaman tumbuh di aset tanah perusahaan pelat merah tersebut. Seperti melon, cabai, tomat, mangga california dan terong. Selain itu, ada pula taman yang berisi bunga-bunga.

FOTO: WS HENDRO DISKOMINFO FOR RADAR MADIUN

Wali Kota Madiun Maidi memang sengaja membidik lahan yang telah lama nganggur itu untuk edukasi agrowisata terpadu. Seperti dijadikan sebagai bumi perkemahan bagi siswa SD-SMP. ‘’Ada empat hektare lahan yang kami siapkan untuk perkemahan,’’ katanya, Rabu (18/3) lalu.

FOTO: WS HENDRO DISKOMINFO FOR RADAR MADIUN

Selain itu, model perkemahan di tempat tersebut lebih modern. Yang mana siswa berkemah tidak menggunakan tenda. Mereka disiapkan rumah sederhana yang bisa menampung sebanyak 15 anak. ‘’Di sini mereka bisa mempelajari banyak hal. Tidak hanya budi pekerti luhur tentang nilai kepramukaan itu sendiri, tetapi mereka bisa belajar bagaimana cara menanam bunga dan merawat tanaman cabai maupun lainnya,’’ terang mantan Sekda Kota Madiun tersebut.

FOTO: WS HENDRO DISKOMINFO FOR RADAR MADIUN

Tidak hanya itu, Maidi menambahkan pemkot telah menyiapkan pula sekitar 2 ribu kaleng cat yang bisa digunakan para pelajar pramuka nanti untuk mengecat tembok di lahan tersebut. ‘’Saat ini, kami sedang menata akses jalannya serta siapkan para petaninya untuk mengelola kebun ini,’’ ujarnya.

FOTO: WS HENDRO DISKOMINFO FOR RADAR MADIUN

Dengan adanya optimalisasi lahan nganggur untuk perkebunan tersebut, Maidi berharap angka inflasi di Kota Madiun bisa ditekan. Sebab, di kebun itu terdapat berbagai macam jenis cabai yang ditanam di lahan seluas empat hektare. ‘’Jadi, di sini bisa mudah mendapatkan baku untuk membuat pecel,’’ ucap Maidi. (her/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close