Madiun

Pemkot Madiun Siapkan Skema Alternatif Cegah Antrean Pembeli di Mal

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Tiga pusat perbelanjaan modern beroperasi dengan menerapkan prosedur tetap (protap) pencegahan Covid-19 secara ketat. Seluruh karyawan dan pengunjung mal wajib mengenakan masker. ‘’Mal tidak kami tutup selama mengikuti SOP (standard operating procedure, Red) yang ditetapkan,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi.

Senin (11/5) Maidi bersama Wakil Wali Kota Inda Raya menginspeksi Plaza Madiun, Lawu Plaza, dan Timbul Jaya Plaza. Guna memastikan tiap pusat perbelanjaan itu telah menerapkan physical distancing. Juga, memberlakukan pengecekan suhu tubuh bagi setiap pengunjung. ‘’Kami minta masyarakat ikut mengawasi. Kalau ada yang melanggar, silakan laporkan. Tim gugus turun mengeceknya,’’ ujar Maidi.

Pemkot juga menyusun skema alternatif mengantisipasi membeludaknya pengunjung mal menjelang Lebaran. Opsi buka tutup layanan bakal diterapkan untuk menghindari kerumunan. Sehingga, gelombang kunjungan bisa digilir secara bergantian. ‘’Semisal ada yang keluar 10 pengunjung, baru diperbolehkan masuk 10 pengunjung. Kami akan memanggil manajer mal untuk membahas skema ini,’’ tuturnya.

Skema itu diberlakukan bagi mal dengan kunjungan mencapai 200-300 orang. Guna menghindari antrean panjang. ‘’Kalau penuh ya tutup dulu lah kasirnya. Ini yang akan kita awasi. Harus disiplin semuanya,’’ tegas Maidi.

Khusus minimarket atau toko modern tetap diperbolehkan buka 24 jam. Sebab, waralaba itu kerap menjadi jujukan masyarakat termasuk di saat darurat seperti memerlukan obat maupun kebutuhan pangan lainnya yang bersifat mendadak.

Branch Manager Lawu Plaza Andreas Nugroho mengungkapkan, penurunan pengunjung mencapai 70 persen dari hari normal di masa pandemi ini. ‘’Kami sudah kembali buka sejak pekan lalu (6/5),’’ katanya.

Sebelumnya seluruh mal di kota ini sempat tutup guna menghindari terbentuknya klaster penularan baru. Kini, semua pusat perbelanjaan modern itu kembali beroperasi dengan memberlakukan protap ketat. ‘’Tidak pakai masker tak bisa masuk. Dicek suhu tubuh sebelum masuk. Kami terapkan protap ketat,’’ ujarnya. (kid/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close