Madiun

Pemkot Madiun Siapkan Seribu Unit UMKM Baru Tahun 2022

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kota Madiun memiliki potensi besar sebagai penyumbang produk makanan dan minuman (mamin) halal. Itu tidak lepas dari pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui lapak di 27 kelurahan. Total UMKM yang terdata Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disnaker-KUKM) Kota Madiun mencapai 23.500 unit.

Wali Kota Madiun Maidi mengungkapkan, tahun ini pemkot menggelontorkan anggaran Rp 7,13 miliar untuk pembangunan lapak di seluruh kelurahan. Perinciannya, di Kecamatan Taman total Rp 1,72 miliar, Kecamatan Manguharjo Rp 2,60 miliar, dan Kecamatan Kartoharjo Rp 2,80 miliar. Tahun lalu pemkot telah menyalurkan Rp 7 miliar untuk pembangunan lapak tahap I. ‘’Progres tahap II saat ini sudah 80-90 persen, tahun ini pembangunan fisik seluruh lapak kami target siap,’’ kata Maidi, Senin (14/6).

Lapak UMKM kelurahan dioptimalkan dalam rangka pemulihan ekonomi daerah. Setiap lapak kelurahan dapat menampung 30-35 unit UMKM. Itu belum termasuk pelaku UMKM yang menitipkan produknya di masing-masing lapak. Maidi menyebut, hasil pemulihan ekonomi melalui lapak UMKM kelurahan itu belum dapat dirasakan sekarang. ‘’Tahun ini sebenarnya kita ngundang artis untuk meramaikan lapak, tapi ada pandemi Covid-19, jadi ditunda,’’ ujarnya. (kid/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button