Madiun

Pemkot Madiun Siapkan Sanksi bagi Pedagang Bandel

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pengelolaan 18 pasar di Kota Madiun dievaluasi. Pun, pemkot tengah menyiapkan regulasi agar keberadaan belasan pusat perdagangan tradisional itu benar-benar bermanfaat bagi pedagang maupun daerah. ‘’Akan kami data ulang,’’ kata Kepala Dinas Perdagangan Ansar Rasidi, Jumat (28/5).

Diakuinya, permasalahan pasar tradisional cukup kompleks. Namun, pihaknya tengah menyiapkan sejumlah sanksi tegas untuk menimbulkan efek jera bagi pedagang bandel. Menunggak sewa kios, misalnya, bakal diberi peringatan sampai tiga kali. ‘’Jika tetap tidak bayar, kios akan ditutup,’’ ujarnya.

Ansar melanjutkan, bagi penyewa yang sengaja menutup kiosnya lebih dari dua bulan akan dicabut hak sewanya. Sanksi serupa bakal diberlakukan kepada oknum pedagang yang menjalankan praktik jual beli kios di bawah tangan. ”Kami sudah lakukan tindakan tersebut (pencabutan hak sewa kios, Red) di Pasar Spoor. Ada dua pedagang yang dicabut hak sewanya. Dan, nama mereka kami blacklist sehingga tidak bisa menyewa lagi,” bebernya. (irs/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button