Madiun

Pemkot Madiun Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Persiapan pembelajaran tatap muka (PTM) bagi siswa SD-SMP di Kota Madiun terus dilakukan. Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Kota Madiun Lismawati mengungkapkan selain sarpras penunjang protokol kesehatan, pihaknya juga melakukan mitigasi risiko di sekolah. Termasuk monitoring dan evaluasi (monev) dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Timur. ‘’Bahkan Minggu kemarin kita monev untuk cek mitigasi risiko di sekolah,’’ kata Lismawati, Selasa (7/9).

Lismawati menjelaskan, monev bertujuan mengecek sarpras, sanitasi, hingga standard operating procedure (SOP). Seluruh mekanisme diatur detail, seperti aturan saat siswa datang hingga pulang ke rumah. ‘’Kemungkinan PTM akan dilaksanakan secepatnya,’’ ujarnya.

Salah satu syarat yang harus dipenuhi untuk PTM, siswa wajib mendapatkan persetujuan orang tua. Bila tidak diizinkan, pihaknya tetap memfasilitasi pembelajaran dalam jaringan (daring). Sehingga, siswa tetap mendapatkan hak sama seperti yang PTM. ‘’Nanti akan ditindaklanjuti dengan minta persetujuan orang tua,’’ ungkapnya.

Mendasar pada aturan pemerintah pusat, daerah yang sudah level 3 diperkenankan membuka PTM. Syarat PTM terbatas mendasar pada Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Nomor 03/KB/202l, Nomor 384 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/4242/2021, serta Nomor 440-717 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Bagi satuan pendidikan yang melaksanakan PTM dilaksanakan maksimal 50 persen dari kapasitas.

Pengecualian bagi SDLB, MILB, SMPLB, MALB maksimal 62-100 persen. Dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal lima peserta didik per kelas. Kemudian PAUD maksimal 33 persen dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal lima peserta didik per kelas. (kid/c1/sat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button