AdvertorialMadiun

Pemkot Madiun Salurkan Bantuan Bahan Pangan Tahap Kedua ke 7.478 Penerima

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Dampak ekonomi dari wabah Covid-19 terus diminimalisir oleh Pemkot Madiun. Beberapa masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan pekerja informal yang terdampak penyebaran korona itu diberi bantuan paket bahan pangan. Jumlah penerima bantuan tersebut ada sebanyak 7.478 orang.

Penyaluran bantuan tahap kedua itu dimulai Selasa (19/5) di Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman. Wali kota Maidi datang menyerahkan bantuan bahan pangan berisi beras, kecap, minyak goreng, gula, sarden, sambal kacang dan mie instan tersebut secara simbolis kepada warga yang sudah mengantre sejak pagi.

FOTO: LUCKY SUGIARTA DISKOMINFO FOR RADAR MADIUN

Maidi mengatakan sejauh ini bantuan yang diberikan pemkot telah menyasar kepada 43 ribu orang. Termasuk sekitar 7 ribu penerima yang berasal dari donasi. “Bantuan ini terus. Orang-orang biar tidak keluar atau belanja keluar makanya kami bantu dengan sembako. Sehingga mereka di rumah saja karena kita akan cukupi kebutuhan pangannya,” katanya.

FOTO: LUCKY SUGIARTA DISKOMINFO FOR RADAR MADIUN

Lebih lanjut, Maidi mengungkapkan agar bantuan yang diterima mayarakat tidak tumpang tindih, maka pemkot berinisiatif menempeli stiker di rumah masing-masing penerima. Sebab, ada beberapa bantuan yang digulirkan pemerintah selama pandemi Covid-19. Di antaranya PKH, BST dan BPNT. Dengan begitu diharapkan ada kejelasan. Sehingga tidak menimbulkan kekeliruan dalam penyaluran bantuan. “Biar nanti tidak keliru dapat tidaknya biar jelas. Kalau bantuan yang kita beri ini habis dalam waktu seminggu maka donasi akan kita salurkan. Jadi, jangan sampai ada yang kelaparan,” terang mantan Sekda Kota Madiun itu.

FOTO: LUCKY SUGIARTA DISKOMINFO FOR RADAR MADIUN

Terpisah, Lurah Demangan Surat menyatakan bantuan sembako tahap kedua ini diberikan kepada 511 penerima. Bantuan itu diberikan secara bertahap sampai dengan Kamis (21/5). Sedangkan, pada tahap pertama lalu bantuan disalurkan kepada 237 penerima. Dia mengaku sasaran penerima bantuan itu berdasar usulan RT dan RW ke pihak kelurahan yang selanjutnya dilakukan verifikasi serta validasi.

FOTO: LUCKY SUGIARTA DISKOMINFO FOR RADAR MADIUN

“Kriteria penerima ya yang terdampak Covid-19 ini. Yang jelas tidak akan tumpang tindih karena sudah melalui verifikasi,” kata Surat.
Sementara itu seorang penerima bantuan, Nina Kristiana mengaku sangat tertolong dengan bantuan yang diberikan pemkot. Selama ini dirinya sudah menerima bantuan yang sama dari pemkot dua kali. “Harapannya ya semoga wabah korona cepat berakhir. Supaya saya bisa bekerja lagi,” ujarnya. (her/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close