Madiun

Pemkot Madiun Perpanjang Insentif Pajak Hotel dan Restoran

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Permohonan insentif pajak daerah bagi hotel dan restoran ke Pemkot Madiun dikabulkan. Kebijakan itu diatur dalam Peraturan Wali Kota Madiun 14/2021 tentang Insensif Pajak Daerah Tahun Pajak 2021 untuk Wajib Pajak Terdampak Covid-19. ‘’Mudah-mudahan dapat membantu operasional, itu usulan kami (PHRI, Red) Januari lalu,’’ kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Madiun Aris Suharno, Sabtu (5/6).

Insentif pajak daerah itu diberlakukan sesuai klasifikasi hotel dan restoran. Hotel nonbintang dibebaskan 100 persen, bintang 1 dan 2 didiskon 50 persen. Restoran beromzet sampai Rp 6 juta bebas 100 persen, omzet lebih dari Rp 6 juta-Rp 300 juta bebas 50 persen. Insentif itu diberikan tiga bulan mulai April-Juni. ‘’Semoga Covid-19 yang naik beberapa hari belakangan dapat segera kembali pulih,’’ harap Aris.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Madiun Agus Purwowidagdo menyebut bahwa okupansi hotel sebagai salah satu indikator tren kunjungan wisata. Tidak hanya wisata buatan di Kota Madiun, tapi juga wisata di Madiun Raya. Pasalnya, hotel di kota ini menjadi jujukan wisatawan maupun dinas kerja di daerah wilayah Jatim bagian barat. ‘’Istilahnya 2020 lalu itu hancur lebur, saat ini tren sudah meningkat,’’ sebutnya. (kid/c1/sat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button