Madiun

Pemkot Madiun Pasang Strategi Antisipasi Klaster Sekolah

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Klaster sekolah menjadi ancaman tersendiri bagi daerah dalam menyelenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Kendati demikian, pemkot telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi. Salah satunya rapid test (RT) antigen acak menyasar siswa yang telah menjalani PTM terbatas.

Wali Kota Maidi menargetkan RT antigen acak itu dilakukan pekan ketiga bulan ini. Sebelumnya, dia juga meminta usaha kesehatan sekolah (UKS) di tiap satuan pendidikan menggelar RT antigen dengan menggandeng puskesmas terdekat.

Menurut Maidi, RT antigen acak dilakukan sebagai bentuk pemeriksaan berkala pelajar setelah sebelumnya menjalani PTM terbatas ‘’Jika hasilnya negatif boleh masuk kelas, jika positif harus dirawat di rumah sakit,’’ ujar Maidi, Sabtu (9/10).

Di sisi lain, Maidi menginginkan adanya pendataan bagi orang tua, keluarga, dan kerabat siswa yang belum mendapat suntikan vaksin antikorona. Pun, telah membentuk tim 12 berisi sejumlah vaksinator. Tugas mereka berkeliling ke lingkungan-lingkungan menyasar warga yang memiliki keterbatasan mobilisasi mengakses lokasi vaksinasi. ‘’Berbekal data itu, tim 12 mendatangi rumah-rumah warga,’’ tuturnya. (kid/c1/isd/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button