Madiun

Pemkot Madiun Manfaatkan Rusunawa Baru untuk Tempat Isolasi Nakes-ASN

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pemkot Madiun menyediakan tempat isolasi khusus untuk tenaga kesehatan (nakes) dan aparatur sipil negara (ASN) yang terkonfirmasi Covid-19. Mereka yang selama ini menjalani isolasi di Wisma Haji akan diboyong. Wali Kota Madiun Maidi menginstruksikan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) II sebagai lokasi perawatan mereka.

Rencana tersebut seiring upaya menekan bed occupancy ratio (BOR) dengan membuka rumah sakit (RS) lapangan di Wisma Haji Kota Madiun. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun bergerak cepat menyiapkan segala sesuatunya. Pasalnya, rusunawa II bersebelahan dengan rusunawa I yang telah berpenghuni.

Kepala Disperkim Kota Madiun Totok Sugiarto memastikan tempat isolasi rusunawa II steril. Pihaknya telah mendirikan pagar pembatas antar bangunan rusunawa. ‘’Tidak semua orang dapat masuk ke rusunawa II ini, jadi khusus nakes dan tim medis,’’ kata Totok, Rabu (21/7).

Totok menjamin warga di rusunawa I aman. Pihaknya telah mengantisipasi persebaran virus ke area sekitar. Apalagi rusunawa II belum berpenghuni meskipun telah diserahterimakan kuncinya dari Kemen-PUPR ke pemkot beberapa waktu lalu. ‘’Pada prinsipnya instruksi wali kota ini untuk mengurangi angka BOR rumah sakit. Jadi, kami siapkan fasilitasnya,’’ lanjut Totok.

Rencananya, tempat isolasi nakes dan ASN itu dikhususkan bagi kategori orang tanpa gejala (OTG). Yakni, yang bergejala ringan agar segera mendapat tempat khusus dan lekas pulih. ‘’Kami sekat dengan rusunawa I yang sudah ada penghuninya. Jadi, saya pastikan keberadaan mereka aman,’’ tegasnya.

Terkait fasilitas, Totok membeberkan bahwa setiap ruangan dilengkapi dua kamar. Masing-masing untuk dewasa dan anak-anak. Ada kamar mandi, ruang tamu, dapur, serta ventilasi memadai untuk menjaga sirkulasi udara. Fasilitas penunjang lain ada ruang pertemuan dan musala. ‘’Lengkap fasilitas, ada penunjang lain yang dapat dioptimalkan,’’ urainya. (kid/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button