Madiun

Pemkot Madiun Jamin Pangan Disabilitas-Lansia Aman

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pemkot Madiun menjamin warganya tidak akan kelaparan selama pandemi Covid-19. Bantuan sosial (bansos) terus mengalir kepada yang berhak. Tidak hanya warga kurang mampu, disabilitas hingga lanjut usia (lansia) ngebrok tak luput dari perhatian.

Salah satunya, keluarga pasangan suami-istri (pasutri) Puguh Widodo-Depi Rahmawati, warga Demangan, Taman, yang putranya disabilitas. Keluarga ini mendapat empat jenis bantuan berbeda sejak awal tahun lalu. ‘’Ada bantuan dari Pemkot Madiun, ini biasanya juga diberikan pada yang benar-benar membutuhkan,’’ kata Lurah Demangan Aji Kurniawan, Kamis (24/9).

Menurut Aji, keluarga ini telah terdata dalam program Bantuan Pangan Non Tunai Pusat (BPNTP) sebagai kelompok penerima manfaat (KPM) baru. Pun kartu BPNTP juga telah diberikan. Saat ini tengah proses verval kelayakan. Proses pencairan dijadwalkan Oktober mendatang. ‘’Prinsipnya kami meng-cover semua masyarakat yang membutuhkan,’’ lanjutnya.

Selain itu, lanjut Aji, keluarga ini juga telah menerima bantuan sembako pedagang kaki lima (PKL) dari pemkot. Berisi paket sembako. Pun, bantuan beras PPKM 10 kilogram. Putranya juga mendapat bantuan tunai penyandang disabilitas Rp 300 ribu per bulan yang diterima tiga bulan sekali. ‘’Jika tidak dari program kita upayakan dari non-program,’’ ungkapnya.

Terpisah, Koordinator Daerah Program Sembako Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-PPPA) Kota Madiun Wahyu Sulistyono mengungkapkan warga pemegang kartu BPNTP telah terdaftar di pusat.

Lansia turut mendapat perhatian khusus. Total bantuan lansia ngebrok telah disalurkan kepada 185 jiwa. Bantuan lainnya air bersih bagi warga kurang mampu (pelanggan PDAM Tirta Taman Sari, Red) 688 jiwa, bantuan pangan nontunai daerah (BPNTD) 2.521 penerima masing-masing Rp 200 ribu, BPNTP 5.731 penerima masing-masing Rp 200 ribu.

Kemudian program keluarga harapan (PKH) 3.374 penerima, bantuan sosial tunai (BST) 11.212 penerima masing-masing Rp 300 ribu. Serta Bantuan sosial tunai daerah (BSTD) 5.564 penerima. Bantuan beras PPKM 3.000 penerima, dan jaring pengaman sosial (JPS) 1.000 penerima. (kid/sat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button