Madiun

Pemkot Madiun Bendung Gelombang Pemudik

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Lebaran masih dua bulan lagi. Namun, kondisi kota-kota besar yang sepi aktivitas membuat gelombang mudik mulai berjalan. Hal itu menimbulkan kekhawatiran meluasnya persebaran virus korona ke berbagai daerah. ‘’Ini patut jadi perhatian. Karenanya, terminal dan stasiun akan diperketat. Saya tempatkan petugas khusus di dua tempat itu. Setiap penumpang yang turun akan diperiksa,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi, Minggu (29/3).

Dia memastikan saat ini Kota Madiun masih zero korona. Meski demikian, Maidi meminta masyarakat untuk ikut menjaga dan membatu status zero Covid-19 di Kota Madiun tetap bertahap. ‘’Caranya dengan masyarakat agar tetap di rumah,’’ tuturnya.

Mantan Sekda Kota Madiun itu mengimbau warga tidak keluar kota sementara waktu. Begitu juga sebaliknya, warga dari luar daerah untuk tidak masuk ke Kota Madiun saat ini. ‘’Status kota kita saat ini sedang tidak mengisolasi diri. Tidak sedang mengkarantina. Ini hanya pembatasan akses masuk,’’ ungkapnya.

Maidi menambahkan pembatasan akses masuk ini juga berlaku bagi warga Kota Madiun yang berada di luar daerah. Dia meminta mereka menahan diri untuk tidak pulang dulu. Termasuk ketika Lebaran. Menurutnya, ini semua untuk kebaikan bersama. ‘’Mereka mungkin saja sehat. Tapi bagaimana saat di perjalanan. Kita tak bisa menjamin. Karena orang yang terjangkit bisa saja tanpa gejala. Kelihatannya sehat tapi membawa virus dalam tubuhnya dan bisa menularkan ke yang lain. Termasuk keluarga di rumah,’’ paparnya. (her)

Baca Lagi

Berita Terkait

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close