Advertorial

Pemkot Madiun Bakal Gelar PTM Akhir September, Maidi Cek Sekolah

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Status asesmen PPKM Kota Madiun turun level. Dari sebelumnya level 4 kini menjadi 3. Dengan begitu, pemkot mulai berancang-ancang untuk kembali menggelar pembelajaran tatap muka (PTM). ‘’Paling tidak akhir September. Bahkan, mungkin bisa lebih cepat dari itu,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi, Senin (6/9).

Diakuinya ada banyak hal yang perlu dipersiapkan untuk memulai kembali PTM. Di antaranya sarpras sekolah. Seperti bangunan sekolah yang sebelumnya direhab dilakukan pengecekan. Hal itu dilakukannya di SDN 5 Madiun Lor, SDN 2 Taman, SDN 1 Pandean, dan SDN 2 Klegen.

Maidi menyatakan seluruh perbaikan maupun pembangunan ruang kelas baru (RKB) oleh pihak rekanan telah selesai. Dia juga mengakui hasilnya cukup bagus dan layak ditempati. ‘’Kalau jelek nggak usah dibayar saja,’’ canda mantan Sekda Kota Madiun itu.

Selain itu, Maidi ingin percepatan vaksinasi pelajar terus digenjot. Saat ini progresnya menyentuh 21,5 persen dari total sasaran. Atau 2.055 siswa dari total 9.538 siswa SMP telah divaksin. Sementara guru dipastikan telah mendapat suntikan vaksin dua dosis. Pengecualian bagi guru yang memiliki penyakit penyerta. ‘’Vaksin kita percepat sambil persiapan jalan,’’ lanjutnya.

Rencananya, Selasa (7/9) cakupan vaksinasi pelajar ditambah. Lebih dari 1.500 siswa dijadwalkan disuntik vaksin antikorona. Pelaksanaannya terpusat di salah satu SMP yang lokasinya berdekatan dengan SMP lain. ‘’Seperti SMPN 1 dan 3 yang satu kompleks itu. Vaksinasi besok (hari ini, Red),’’ sebutnya.

Terkait teknis PTM, Maidi menyebut bakal merapatkan dengan dindik dan seluruh kepala sekolah. Khususnya membahas mekanisme penerapan sistem sif. Pasalnya, PTM dibatasi 50 persen dari kapasitas kelas. Termasuk durasi pembelajaran yang juga dipangkas. ‘’Tidak boleh makan siang di sekolah. Jadi, jamnya dikurangi dan diperketat,’’ terangnya. (her/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button