Madiun

Pemkot Madiun Amankan Aset 865 Meter Persegi

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Upaya Pemkot Madiun mengamankan aset mereka yang tercecer ternyata tidak mudah. Selasa (3/3), misalnya, demi untuk memasang papan tanda aset daerah di lahan seluas 865 meter persegi di Jalan Musi itu mereka harus bersusah payah mengerahkan puluhan personel gabungan.

Aset pemkot yang sebelumnya ditempati oleh CV Surya Abadi untuk kegiatan usaha tersebut diikat dengan sertifikat hak guna bangunan (HGB) selama 20 tahun. Mulai dari tahun 1997 sampai September 2017 lalu. ‘’Secara logika hukum mana pun, CV Surya Abadi sudah tidak memiliki alasan kuat apa pun untuk menempati tanah aset pemkot itu,’’ tegas Kabag Hukum Pemkot Madiun Budi Wibowo.

Karena itu, menurut dia, pemasangan papan tanda aset daerah tersebut tidak ada kaitannya dengan gugatan perdata yang telah diajukan oleh pihak CV Surya Abadi ke Pengadilan Negeri (PN) Kota Madiun.

Yang jelas, lahan seluas 865 meter persegi itu merupakan bagian dari aset pemkot. Hal itu diperkuat dengan kepemilikan sertifikat hak mutlak dan hak pengelolaan (HPL) oleh pemkot. ‘’Sejak pemasangan papan itu, artinya tidak boleh ada lagi aktivitas di aset tersebut. Nantinya melalui satpol PP sudah memiliki prosedur untuk penindakan jika ada pelanggaran,’’ terang Budi.

Kabid Akuntansi dan Aset BPKAD Kota Madiun Sidik Muktiaji mengungkapkan bahwa CV Surya Abadi diketahui telah melakukan wanprestasi. Sejak 2011 lalu mereka tidak lagi membayar sewa aset hingga berakhirnya masa HGB. ‘’Total tunggakannya mencapai Rp 501,2 juta. Hal itu sesuai dengan hasil pemeriksaan aset yang dilakukan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK),’’ ujarnya.

Dia mengaku sudah melayangkan surat pemberitahuan kepada pihak CV Surya Abadi terkait persoalan itu selama dua tahun terakhir. Isinya tidak akan memperpanjang HGB. Karena mereka dinilai telah melakukan wanprestasi. ‘’Sejak 2011 tidak ada satu rupiah pun yang masuk ke kas daerah,’’ katanya.

Wawali Inda Raya Ayu Miko Saputri mengatakan, kegiatan tersebut sebelumnya sudah dikoordinasikan dengan sejumlah pihak. Termasuk menimbang peraturan yang telah dilanggar oleh pihak CV Surya Abadi. ‘’Kami beri waktu sampai tutup toko. Kami awasi apakah mengindahkan atau tidak. Kami harapkan sebagai warga negara yang baik menaati apa yang tertulis di papan itu,’’ tuturnya. (kid/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button