Madiun

Pemkab Sulit Bebaskan 18 ODGJ Terpasung

MADIUN – Target Jawa Timur bebas pasung bisa menjadi pepesan kosong belaka. Itu jika Kabupaten Madiun tak sanggup memerdekakan 18 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Kabid Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun Agung Tri Widodo mengakui tak mudah mengejar penuntasan target bebas pasung yang dicanangkan pemprov tersebut. Meski berbagai upaya sejauh ini terus dicoba. ‘’Tidak mudah. Ada pendekatan yang membutuhkan waktu lama,’’ ujarnya.

Untuk membebaskan satu ODGJ saja diperlukan tahapan-tahapan panjang. Bagi penderita gangguan jiwa berat, setidaknya memerlukan pengobatan rutin terlebih dahulu. Setelah jiwanya cukup tenang, barulah dilakukan percobaan pelepasan. ‘’Tapi sampai ke tahap itu tidak cukup waktu singkat,’’ katanya.

Pembebasan pasung, lanjut Agung, juga harus dibarengi kesiapan dari sisi lingkungan. Warga setempat harus memberi dukungan penuh. Harus benar-benar dipastikan bahwa lingkungan tempat tinggalnya benar-benar siap untuk menerima pembebasannya. ‘’Perlakuan masyarakat sangat memengaruhi kesembuhan. Jika kurang diterima apalagi sampai dikucilkan, berpotensi kambuh lagi,’’ terangnya.

Dalam pendekatan lingkungan itu, dinkes perlu berkoordinasi dengan dinas sosial (dinsos). Sebab, selepas bebas pasung, ODGJ harus mendapatkan rehabilitasi. Agung mencontohkan, ada seorang eks ODGJ yang kini dipekerjakan di salah satu rumah sakit. Kegiatan positif lainnya perlu diperbanyak. Pemberian rasa kepercayaan itu efektif untuk memulihkan kondisi kejiwaan. ‘’Meski tugasnya hanya seminggu sekali, cukup membantu menstabilkan emosi. Harus diberi kesibukan yang positif,’’ jelasnya.

Melihat beratnya proses pengentasan dari pasungan, Agung pun tak berani bicara target pembebasan. Diakuinya, kabupaten ini masih jauh untuk memimpikan zero pasung. ‘’Kalau 18 ODGJ bisa bebas pasung tahun ini, tentunya butuh usaha luar biasa,’’ sebutnya. (mg4/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button