Advertorial

Pemkab Soft Launching Kampung Susu Lawu

Tawarkan Beragam Paket Wisata Peternakan Sapi Perah

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Pemkab Magetan mendiversifikasi objek wisata di Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan. Pilihan tempat pelesiran bukan hanya Telaga Sarangan, tapi juga ada Kampung Susu Lawu. Rabu (25/11) Bupati Suprawoto menggelar soft launching wisata baru di lingkungan Singolangu, Kelurahan Sarangan, itu.

Kegiatan tersebut dihadiri Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian (Kementan), Dinas Peternakan Jawa Timur, dan kepala Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul Sapi Perah Baturaden. ‘’Dengan adanya agrowisata Kampung Susu Lawu ini, semoga kunjungan wisatawan tak hanya terpusat di Telaga Sarangan,’’ kata Kang Woto, sapaan akrab bupati.

Kang Woto menyebut, Kampung Susu Lawu menyediakan berbagai paket wisata. Seperti kunjungan ke peternakan sapi perah, menyaksikan proses pengolahan susu, juga olahan kuliner produk susu. ‘’Ada susu kemasan, stik susu, permen susu, dan banyak lainnya,’’ ujarnya.

Ke depannya agrowisata ini dikembangkan sebagai Smart Farm. Kemudian diintegrasikan dengan Taman Bunga Refugia. Pemkab berniat menjadikannya sebagai etalase produk peternakan unggulan. ‘’Kampung Susu Lawu muncul dari inovasi dinas yang memang saya minta selalu ada setiap tahunnya,’’ ucap Kang Woto.

Dirjen PKH Kementan Samsul Ma’arif mendukung keberadaan agrowisata Kampung Susu Lawu. Langkah itu bentuk pemanfaatan sumber daya alam dan upaya menjadikan komoditas bernilai jual tinggi di sektor peternakan.

Di sisi lain, kebutuhan susu di tanah air belum tercukupi. Magetan diharapkan dapat membantu meningkatkan capaian tersebut. ‘’Sesuai data statistik, kebutuhan susu 4,3 juta ton pada 2019. Mirisnya, baru 957 ribu ton yang terpenuhi. Sisanya impor,’’ ungkapnya.

Samsul menyarankan pemkab ikut program 1.000 desa sapi. Sehingga perhatian pemerintah pusat semakin besar. Seperti keterlibatan menyiapkan sarana dan prasarana pengolahan pupuk, bahan pakan, dan lainnya. ‘’Bukan hanya sapi potong, melainkan perah dan lainnya,’’ terangnya.

Soft launching diisi kegiatan senam pagi, kunjungan keliling, dan bazar produk olahan susu. ‘’Soft launching sebagai upaya promosi keberadaan dan kegiatan Kampung Susu Lawu,’’ kata Kepala Dinas Peternakan Magetan Kustini. (odi/c1/cor/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button