Ponorogo

Pemkab Ponorogo Mewacanakan Alih Fungsi Pasar Lanang

Boyong Lagi ke Pasar Legi

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Pembangunan kembali Pasar Legi pasca kebakaran dua tahun lalu belum kunjung terealisasi. Kini Pemkab Ponorogo mewacanakan revitalisasi Pasar Legi Selatan alias Pasar Lanang. Sentra busana di pasar itu akan direhab seiring pembangunan. ‘’Pedagangnya akan dijadikan satu di Pasar Legi,’’ kata Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni Selasa (17/12).

Pasar Lanang sudah berdiri sejak puluhan tahun silam. Atau usai dipisah dari Pasar Legi. Pada masa kejayaannya, pasar ini menjadi sentra busana paling populer di Ponorogo. Seiring berjalannya waktu, semakin meredup. Belakangan, sebagian kiosnya berubah jadi toko elektronik. Namun tetap saja tidak seramai dulu.

Revitalisasi kawasan Pasar Legi, lanjut Ipong, juga merambah Pasar Lanang. Sebab, para pedagangnya akan diboyong kembali ke Pasar Legi baru yang dibangun empat lantai oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR). Anggarannya mencapai Rp 165 miliar. ‘’Dari segi keamanan dan kenyamanan, akan jauh lebih baik di Pasar Legi,’’ ujarnya.

Menurut Ipong, fasilitas Pasar Legi baru nanti jauh lebih lengkap dan aman untuk para pedagang dan pengunjung. Dilengkapi alat pemadam api hingga eskalator seperti Pasar Besar Madiun (PBM). Di luar pasar, pemkab juga merevitalisasi saluran air dan trotoar. Fasilitas seperti tempat duduk, pohon, dan tanaman hias hingga jalur khusus bagi penyandang disabilitas pun disediakan. ‘’Kawasan itu kami tingkatkan dari yang dulu,’’ jelasnya.

Lantas bagaimana nasib Pasar Lanang? Ipong punya dua opsi. Yakni, alih fungsi jadi mal pelayanan publik atau sentra kuliner. ‘’Tapi, keduanya masih perlu dikaji lebih dalam lagi,’’ pungkasnya. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close